Jumat, 13 Maret 2026
Koran Jogja

Alternatif Wisata Saat Ramadhan dan Libur Lebaran di Gunungkidul

 

Gunungkidul, Koran Jogja – Wilayah Gunungkidul, memiliki keindahan destinasi wisata berbagai macam, mulai wisata alamnya yakni pegunungan hingga kawasan pantai.

Tak kalah unik yakni Destinasi wisata kulinernya yang bisa digunakan untuk berbuka puasa.

Nah jika nanti ingin menikmati liburan dengan cara yang unik yakni dengan menginap di glamping.

Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Mohamaad Arif Aldian mengatakan, untuk wisata Kuliner di Gunungkidul ada berbagai lokasi yang bisa dikunjungi untuk mencari menu berbuka puasa.

“Pecinta wisata kulinar , wajib mencoba mengunjungi beberapa tempat kuliner atau wisata yang menyedikan berbagai hidangan untuk berbuka puasa, selain menanti datangnya waktu berbuka puasa tentu juga dapat menikmati destinasi wisata yang ada,” kata Arif dalam keterangan tertulisnya.

Adapun diantaranya

1. Telaga Jonge

Telaga Jonge sendiri berlokasi di Pedukuhan Kuwangen Lor, Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu. Pengunjung akan disambut pemandangan berupa jernihnya air yang berwarna kehijauan dipadu pepohonan rindang di pinggir telaga.

Nah dipinggir telaga ada belasan kios kecil yang menjajakan berbagai makanan tradisional, Destinasi Digital Pasar Jonge.

Pengunjung bisa menikmati kawasan wisata air telaga yang tidak pernah kering Buka jam.15.00-20.00 Wib;

2. Obyek wisata Nginggrong

Terletak di Kalurahan Mulo, Kapanewon Wonosari, sebelum masuk kawasan lembah Ngingrong, pengunjung dimanjakan dengan semilir angin di bawah rerimbunan pohon jati. Cukup mudah menjangkau kawasan ini karena tepat berada di sekitar jalan Baron.

Bisa menunggu waktu berbuka puasa, sembari memilih makanan. Buka jam.15.00-18.30 Wib;

3. Pasar Argowijil

Menu tradisional untuk berbuka puasa dapat diperoleh oleh masyarakat di Pasar Argowijil, Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari.

Khusus untuk bulan Ramadan buka setiap hari pada sore hari menjelang buka puasa. makanan tradisional untuk berbuka puasa seperti gelinding dara, botok manding, gatot/tiwul, gethuk, dawet, dan makanan tradisional lain yang telah sulit ditemukan di pasar tradisional. Buka jam 15.00-20.00 Wib;

4. Taman Kuliner Wonosari

Berada di Pusat kota Wonosari, berbagai menu makanan mudah ditemukan di Taman Kuliner Wonosari.

Menikmati makanan, dengan suasana tengah kota dengan beberapa Gazebo yang disediakan cukup untuk beberapa rombongan kelurga dalam menikmati makanan.

Disebrang jalan ada taman kota yang bisa digunakan untuk menikmati kesejukan dibawah pohon rindang, dan taman bermain bagi anak-anak.

Agung Nugroho Ketua Desa Wisata Gunungkidul mengatakan jika 72 desa wisata yang sudah terdaftar dan saat ini membuka pasar kuliner.

Selain empat diatas, menurut dia yang saat ini mulai berkembang diantaranya Gunung Gambar, Puntuk Kepuh, Watu Obong, dan Patung Sapi.

“Sebagian besar membuka destinasi kuliner untuk kampungnya maupun masyarakat umum,” kata Agung.

Daftar List Penyelenggaraan Pasar Kuliner Ramadan 1443 H sampai hari ini yang masuk

1.Taman Kuliner Patung Sapi, Kepek Wonosari Tgl.7-30 April 2022. Buka jam.15.00-20.00 Wib;
2. Destinasi wisata edukasi Bumi Watu Obong,Gari,Wonosari.Buka jam 15.30 – 18.30 wib (opening sabtu 9 April 2022)
3. Destinasi wisata Banglipuran Melikan, Pasar Ramadhan mulai buka 15.00 s d 20.00 WIB
4.Destinasi Pasar Godhong Jati Taman Edukasi Madu Bronto Kepek Banyusoca Playen. Buka setiap hari jam.15.00-18.00 Wib;
5.Destinasi Wisata Pasar Tiban Sumur Bawang Bendung, Semin.Buka jsm 15.30-18.30(opening Selasa 12 April 2022)
6.Kuliner Taman Desa Pilangrejo dan arena bermain anak. Buka jam.15.00-21.00 Wib;
7.Pasar Ngabuburit Ngrancah (Depan Pasar Ngrancah) Jerukwudel Girisubo. Buka setiap hari jam.15.00-20.30 Wib.
8.Waroeng Kopi Gunung Ireng Pengkok Patuk. Buka jam.17.00-21.30 Wib.
9. Pasar desa Ngestirejo, buka jam 16.30 – 19.00 wib

Destinasi Wisata Menginap mirip Camping Bisa dikunjungi Saat Libur Lebaran Nanti

Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Mohamaad Arif Aldian mengatakan Glamping merupakan inovasi baru dibidang akomodasi dan pariwisata yang sedang populer beberapa tahun belakangan ini,.

“Pengalaman menginap didalam tenda dengan fasilitas yang tidak kalah dengan hotel sudah ada di Gunungkidul,” kata Arif.

Dia mengatakan, Pengunjung wisata yang selalu menginap di hotel, bisa mencoba sensasi seru glamping di tengah sejuknya alam Hunungkidul, diantaranya ada di wunung Giri sela kandha, dan glamping Nglanggeran.

1. Wunung Giri Sela Kandha

Berada di perbukitan dengan ketinggian sekitar 300 mdpl dan dikelilingi sungai menjadikan pemandangan dari kamar sangat istimewa berada di Kalurahan Mulo, Kapanewon Wonosari.

Pemandangan di sekitar glamping berupa pegunungan karst dengan pemandangan hutan luas dan lembah sungai.

Selain tidur langsung di alam bebas, pengunjung bisa menikmati berbagai kegiatan alam seperti main di sungai, hingga menikmati sunrise dan sunsite.

2. Glamping Nglanggeran

Berada di Sekitar gunung Api Purba Nglanggeran

Glamping sebagai alternatif akomodasi yang dapat dipilih. Kedung Kandang Glamping menyediakan banyak fasilitas seperti makan minum, kamar mandi, pendopo, suguhan pemandangan indah dari susunan terasering dan aliran sungai.

Lokasi glamping ini berada di area Kedung Kandang, yang ada di padukuhan Gunung Butak yaitu jaraknya kurang lebih 1km dari Gunung Api Purba.

Menurut Arif adanya dua glamping ini menambah destinasi wisata menginap di Gunungkidul, dan diharapkan bisa menambah lama tinggal di bumi Handayani.

“Keduanya siap menyambut wisatawan saat lebaran nanti,” kata dia. (*)

Leave a Reply