Bayi Empat Bulan Diisolasi di Kulonprogo

by

Kulonprogo – Seorang bayi berusia 4 bulan diisolasi di RSUD Wates Kabupaten Kulonprogo karena masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan Corona Covid-19. Sementara ini, kedua orang tuanya dibatasi untuk melakukan kontak langsung dengan anaknya yang berjenis kelamin laki-laki itu.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo Sri Budi Utami mengatakan bayi yang masuk PDP tersebut diketahui memiliki riwayat perjalanan ke daerah yang ditemukan kasus positif Covid-19. “Untuk PDP ada satu pasien di RSUD Wates, seorang bayi berusia empat bulan. Semoga kondisinya membaik,” katanya kepada wartawan di Pemkab Kulon Progo Jumat (20/3).

Budi mengatakan bayi tersebut sudah masuk ke RSUD Wates sejak tiga hari lalu. Ia juga memiliki gejala seperti demam. Sedangkan dua orang tuanya sehat dan dibatasi untuk kontak langsung.

Budi menyebut untuk jumlah PDP di Kulon Progo ada sebanyak dua orang termasuk bayi itu. Seorang lagi sempat dirujuk ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta dan kini sudah sehat kondisinya. “Untuk penanganan Covid-19, RSUD Wates sebagai rumah sakit rujukan. Ada juga RSUD Nyi Ageng Serang dan 8 rumah sakit swasta yang siap menangani,” katanya.

Bupati Kulonprogo Sutedjo menambahkan ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat. Sehingga bisa meminimalkan risiko terkena virus Covid-19 ini. “Tidak perlu panik dan tetap waspada. Hindari kerumunan banyak orang,” ucapnya.

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk mengawasi aktivitas anak-anak di rumah. Sebab sekolah akan diterapkan belajar di rumah mulai 21 Maret hingga 31 Maret 2020 mendatang. “Sesuai instruksi gubernur, para siswa sekolah belajar di rumah. Nantinya akan dilakukan evaluasi, apakah cara ini efektif atau tidak,” paparnya.(rid/bgg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *