Sabtu, 20 April 2024
Koran Jogja

Berdayakan Ekonomi Perempuan, Capaian Kinerja PNM Lampaui Grameen Bank

Berdayakan Ekonomi Perempuan, Capaian Kinerja PNM Lampaui Grameen Bank. (Ist)
Berdayakan Ekonomi Perempuan, Capaian Kinerja PNM Lampaui Grameen Bank. (Ist)

Koran Jogja – Kinerja PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat telah menembus 15,2 juta nasabah di Indonesia.

Capaian itu pun mampu melampaui Grameen Bank, yang merupakan lembaga pembiayaan  Bangladesh penerima hadiah Nobel Perdamaian di tahun 2006.

Lembaga pembiayaan milik negara ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Hingga akhir tahun 2023, PNM telah menyalurkan pembiayaan kepada 19,5 juta pelaku usaha ultra mikro dan mikro dan memiliki 15,2 juta nasabah aktif.

Sementara itu jumlah nasabah Grameen Bank pada tahun yang sama tercatat sebanyak 10,45 juta orang.

Padahal program Grameen Bank sudah berjalan sejak tahun 1976, sedangkan PNM baru memulai program pembiayaan yang sama dengan Grameen Bank sejak tahun 2016, melengkapi program PNM lainnya yang didirikan tahun 1999 di masa pemerintahan Presiden BJ Habibie.

Lompatan besar kinerja PNM terjadi di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, dimana jumlah nasabah aktif PNM yang semula 443 ribu orang di tahun 2016, telah menjadi 15,2 juta nasabah di akhir tahun 2023.

Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang diluncurkan PNM di tahun 2015 telah membantu memberikan layanan pinjaman modal untuk perempuan prasejahtera pelaku UMKM dari Sabang sampai Merauke.

Program ini menjangkau pelaku usaha ultramikro dan UMKM di 6.165 kecamatan, 435 kabupaten dan kota di 35 provinsi di Indonesia.

Jumlah pembiayaan yang dikucurkan dalam dalam lima tahun terakhir mencapai hampir Rp195 triliun; Tahun 2019 sebesar Rp24,06 triliun.