Selasa, 27 Januari 2026
Koran Jogja

Cara Budidaya Ikan Gurame yang Mudah dan Menguntungkan

ilustrasi pixabay
ilustrasi pixabay

Koran Jogja – Cara budidaya ikan gurame supaya berhasil harus diperhatikan mulai dari persiapan kolamnya sampai proses pembesarannya.

Peluang bisnis ikan gurame ini cukup besar dan menjanjikan. Terlebih dengan semakin banyaknya rumah makan, sehingga kebutuhan pasar pun terus naik.

Ada beberapa tahapan jika ingin terjun bisnis untuk menjadi pembudidaya ikan gurame. Dikutip dari situs KKP, berikut beberapa tahapan untuk budidaya ikan gurami.

1. Siapkan kolam

Kolam menjadi kebutuhan yang sangat vital. Calon pembudidaya bisa menggunakan kolam tanah atau bak tembok maupun terpal. Kemudian juga harus diperhatikan saluran pemasukan air dengan debit yang cukup.

Lakukan penggaraman maupun pengapuran pada kolam jika memang diperlukan. Jangan lupa dalam mengisi air kolam harus dengan menyaringnya supaya terhindar dari masuknya predator.

2. Memilih bibit bermutu

Jangan asal membeli bibit untuk budidaya. Pembudidaya bisa mencari bibit bermutu yang telah dilengkapi dengan surat keterangan asal benih.

Sedangkan untuk ukuran bibit pilih yang 6 cm dan mempunyai badan sehat serta tidak luka.

3. Proses produksi

Tebar benih ikan sebelum pukul 08.00 WIB atau setelah pukul 16.00 WIB dan lakukan aklimatisasi benih pada lingkungan yang baru.

4. Cukupi kebutuhan pakan

Pakan yang bisa dipakai berupa pakan buatan dan pakan alami berupa dedaunan. Jumlah pakan yang diberikan sebanyak 1 sampai 3 persen bobot biomas per hari dengan frekuensi pemberian pakan menyesuaikan kondisi ikan dan lingkungan.

Pada umumnya pemberian pakan dilakukan sebanyak 1 sampai 2 kali per hari.

Sedangkan pemberian dedaunan seperti: daun talas, kangkung, daun singkong, dan lain-lainnya bisa dilakukan sebanyak 1 sampai 2 persen bobot biomas per hari diberikan dalam sekali pemberian.

5. Waspadai penyakit

Kematian pada ikan, kerap terjadi di awal masa pemeliharaan. Benih yang tidak tertangani dengan baik dari daerah asal benih, akan menyebabkan kesulitan benih saat beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Penanganan benih yang baik dapat menjamin kesehatan benih yang baik pula. Penggunaan vitamin C dapat juga dilakukan pada awal pemeliharaan. (*)

Leave a Reply