Kerajinan Wayang Uwuh di Jogja: Terbuat dari Sampah, Bernilai Jutaan

by
dok. pemkot yogyakarta

dok. pemkot yogyakarta

Yogyakarta, Koran Jogja – Wayang uwuh, salah satu kerajinan yang dibuat seorang pria di Jogja dari barang bekas atau sampah mempunyai nilai tinggi.

Ketika dijual harganya pun sampai jutaan rupiah. Kerajinan yang dibuat oleh priba bernama Iskandar Hardjodumulyo ini juga sering dipamerkan di dalam negeri, hingga benua biru.

Iskandar mengatakan, awal mula membuat kerajinan ini pada 2013 lalu ketika dia diajak dalam kegiatan Jakarta Biennale.

Pria yang tinggal di Gondokusuman, Kota Jogja ini lalu membuat wayang dengan baga baku sampah dari Sungai Ciliwung karena saat itu dana yang dimilikinya terbatas.

Setelah itu, Iskandar terus membuat wayang dari sampah. Mulai dari pandawa lima, ramayana seperti tokoh rahwana, rama, sinta, wibisana, kumbakarna, anoman dan lainnya.

“Semar saya buat tidak hanya satu karakter. Gareng dan bagong juga saya buat macam, wajah sama, badannya agak beda,” katanya, dikutip dari laman Pemkot Yogyakarta.

Iskandar membuat wayang dari bahan baku sampah di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Sampah berbahan kertas seperti kardus yang didapatkannya ini dibersihkan.

Kemudian digampar pola. Selanjutnya dipotong mengikuti polda dan diwarnai dengan cat akrilik. Selanjutnya dipasang bilah kayu untuk kerangka wayang dan menggerakan tangan wayang.

Setiap wayang hasil kerajinannya dijual dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp 25 ribu sampai di atas Rp 1 juta.

Wayang uwuh hasil karyanya ini sudah sering diikutkan dalam pameran. Semisal saja dibawa ke Perancis dan menjadi koleksi museum etnografi di Belanda.

“Saya dulu aktif di medsos. Dia (warga mancanegara) mantau dari medsos seperti facebook dan instagram dan berkembang lewat WA,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *