Selasa, 27 Januari 2026
Koran Jogja

Kiat Mengatur Jadwal Bagi Mahasiswa Agar Tidak Boros Waktu

Panduan Mahasiswa Baru Agar Bisa Sukses di Bangku Kuliah. (pexels)
Panduan Mahasiswa Baru Agar Bisa Sukses di Bangku Kuliah. (pexels)

Koran Jogja – Jadwal yang efektif dan praktis bisa membantu mahasiswa dalam memaksimalkan hasil belajar sekaligus menekan pemborosan waktu.

Dalam dunia yang penuh dengan gangguan serta tekanan akademis, menguasai manajemen waktu merupakan suatu keharusan.

Mahasiswa tak jarang dalam siklus maraton belajar yang tidak efisien, hingga kelelahan sebelum tiba ujian.

Namun kesuksesan tidak tergantung seberapa banyak jam yang dihabiskan untuk membaca buku pelajaran.

Tetapi seberapa bijak waktu-waktu itu diatur. Berikut merupakan kiat jadwal efektif dan praktis untuk mahasiswa supaya bisa memaksimalkan hasil belajar.

Isi hari dengan “power hour” di pagi hari

Setelah bangun tidur, jam pertama adalah waktunya untuk terjaga secara mental. Anda bisa memakainya untuk mempejalari mata kuliah yang paling menuntut secara kognitif.

Strategi ini untuk memastikan otak beroperasi pada efisiensi puncak pada saat yang paling dibutuhkan.

Rancang dengan penuh kesadaran: Blokir waktu

Abaikan rencana samar-samar seperti ‘belajar fisika besok’. Anda bisa membagi hari dengan beberapa segmen, yakni sesi belajar, istirahat, makan, dan olahraga.

Metode ini bisa membangun struktur sekaligus menghilangkan kelelahan dalam pengambilan keputusan, sehingga otak bisa fokus pada satu tugas dalam satu waktu.

Manfaatkan aturan 90/20 untuk daya ingat optimal

Dikutip dari India Times, ilmu saraf mengungkapkan otak berfungsi dalam siklus. Anda bisa belajar secara masif selama 90 menit.

Kemudian diikuti dengan istirahat restoratif selama 20 menit. Ritme ini bisa mempertahankan energhi dan mengonsolidasikan memori lebih efektif, sehingga bisa mengurangi kebutuhan mengulang energi.

Prioritaskan dengan ‘Aturan 3-1-2’

Anda bisa mengalokasikan waktu prioritas dengan aturan 3-1-2, yakni 3 jam untuk mata pelajaran tersulit, 1 jam untuk revisi atau menuji diri sendiri.

Kemudian 2 jam dipakai untuk mata pelajaran yang lebih ringan atau membaca. Aturan ini untuk memastikan keseimbangan serta menjaga konsentrasi pada titik lemah akademis Anda.

Jadwalkan ruang kosong untuk fleksibilitas

Mereka yang perfeksionis sering membuat jadwal berurutan tanpa ruang untuk penundaan atau kejutan hidup.

Sisakan ruang kosong yang disengaja dalam jadwal harian Anda. Ini bisa memungkinan adanya limpahan, revisi spontan, atau sekadar istirahat. Jadwal Anda akan lebih tangguh dan manusiawi.

Atur waktu tugas Anda di sekitar waktu puncak biologis Anda

Anda perlu mengenali ritme ultradian pada diri sendiri atau puncak produktivitas alami, serta menyesuaikan tugas terberat.

Anda tipe orang yang suka begadang atau bangun pagi? Sesuaikan pelajaran Anda dengan jam biologis supaya selaras.

Akhiri hari dengan audit 10 menit

Sebelum tidur, lakukan evaluasi singkat harian. Apa yang sudah dipejari, dan bisa ditingkatkan besok.

Refleksi ini bisa menumbuhkan kesadaran diri, mempertaham perencanaan, dan memastikan jadwal berkembang seiring perjalanan akademis. (*)

Baca artikel lainnya:

Leave a Reply