Karena dalam waktu bersamaan, harus bisa memecah dirinya untuk beberapa kegiatan. Misalnya kaki menjejak keprak, tangan bermain wayang.
Baca juga: Demi Konsumen, Berburu Sidat Hingga Banyuwangi dan Cilacap
Kemudian, mulutnya menyuarakan antawacan dialog lalu telinganya mendengarkan iringan gamelan.
“Jika tidak bisa fokus maka dalang tidak bisa menampilkan permainan yang indah dan harmoni untuk ditonton,” paparnya. (*)
Halaman: 1 2
