Nataru, PHRI Targetkan Hotel Jogja Terisi 80 Persen

by
Koran jogja

Yogyakarta, Koran Jogja – Ketua DPD Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DI Yogyakarta Deddy Pranowo Eryono menyatakan pihaknya menargetkan tingkat keterisian kamar (Okupansi) hotel selama libur Natal dan tahun baru menembus 80 persen.

“Data yang masuk ke kami, dari 24 Desember sampai 2 Januari besok, tingkata keteriisian kamar 400-an hotel sudah menembus 60,8 persen,” katanya, Rabu (22/12).

Sesuai dengan kebijakan protokol kesehatan, semua hotel diwajibkan mengoperasikan sebanyak 75 persen dari total kapasitas kamar yang tersedia.

Deddy tidak menaifkan, dampak peningkatan kunjungan wisatawan yang dirasakan sejak November terjadi kenaikan tarif kamar hotel berbintan. Sebagai catatan, sebelum November, tingkat keterisian hanya berkisar pada 30-40 persen dari total kamar yang tersedia.

“Selama November bisa mencapai 80 bahkan bisa 90 persen. Itu merata semua bintang, non bintang dan di semua wilayah,” ujarnya.

Kenaikan jumlah kunjungan ini menurut Deddy merupakan kesepakatan bersama agar hotel-hotel non bintang mendapatkan tamu juga.

“Kenaikan ini wajar karena selama pandemi, banyak hotel yang menurunkan harga kamar untuk bisa mendapatkan tamu. Jadi harga sekarang, bukan naik dari harga normal. Tapi harga pandemi,” katanya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi usai pengecekan hotel menjelang Nataru menyatakan tiga hotel yang dicek siap dari sisi penerapan prokes untuk menyambut tamu.

“Protokol kesehatan sudah ada. Peduli lindungi sebagian besar sudah, bahkan ada semuanya. Kami tegaskan hanya hotel yang sudah memiliki PeduliLindungi yang boleh buka,” katanya. (set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *