Koran Jogja – Membeli laptop baru bisa mendapatkan barang yang tepat dengan mudah, ketika mengikuti sejumlah langkah tertntu dan fleksibel dengan anggaran.
Dalam hal laptop, tidak ada satu ukuran yang cocok untuk semua. Jadi berikut sejumlah langkah mudah yang bisa diikuti.
Identifikasi kebutuhan
Anda perlu berpikir sejenak, apakah memang benar-benar butuh laptop? Jika hanya ingin memeriksa email, menjelajahi websitem dan panggilan video, ponsel seharusnya sudah cukup.
Jika ingin mengerjakan tugas di layar yang lebih besar, Anda juga bisa belu tablet Android yang punya kinerja baik untuk tugas itu.
Anda juga bisa dengan mudah menghubungkan keyboard Bluetooth untuk melengkapi pengalaman laptop.
Kalau sudah punya laptop dan ingin meningkatkan, karena bateru sudah rusak, pertimbangkan mengganti baterainya.
Pilih platform Anda
Disadur dari Hindustan Times, langkah kedua yakni memilih OS atau platform lain. Jika sudah di ekosistem Apple dan butuh aplikasi khsuus yang hanya berfungsi di macOS, MacBook Air adalah laptop terbaik untuk banyak orang. Tetapi jika tidak membutuhkan macOC, sebaiknya memakai laptop Windows.
Anda juga bisa mempertimbangkan Chromebook, yaitu laptop yang menjalankan sistem operasi ChromeOS milik Google.
Namun, jika perlu menjalankan aplikasi tertentu, maka memutuskan antara Windows dan Mac pada tahap ini sangat penting.
Jangan mengabaikan hal-hal mendasar
Langkah ketiga yakni memperkirakan anggran untuk laptop. Rekomendasinya, supaya fleksibel, dan jangan mengabaikan fitur tertentu hanya untuk menghemat.
Salah satu fitur utama yang tidak bolek dikompromikan adalah RAM. Hindari laptop yang punya RAM 4GB.
Ponsel Andriod dengan RAM 4GB umumnya tidak bisa digunakan dengan lancar. Jadi Anda bisa membayangkan kinerja pada laptop.
Minimum RAM 8GB apa pun OS yang dipilih. Kemudian targetkan 16 GB untuk spesifikasi yang ideal.
Banyak laptop baru dan ramping punya AM yang disolder langsung ke papan utama laptop. Jadi penting untuk memilih RAM yang lebih tinggi sejak awal.
CPU: Apa yang bagus?
CPU di laptop terus berubah setiap tahun seperti di ponsel kita, dan meskipun Anda tidak selalu membutuhkan yang terbaru.
Jika aplikasi yang Anda gunakan melakukan komputasi AI dan pembelajaran mesin di perangkat, maka memiliki NPU (Neural Processing Unit) di CPU akan menjadi keuntungan.
Carilah laptop berbasis CPU Intel Core Ultra untuk kasus penggunaan ini. Hindari laptop dengan CPU Intel Generasi ke-11 atau yang lebih lama karena sudah tidak layak dibeli lagi.
Penomoran CPU AMD bisa membingungkan, tetapi secara umum, Anda harus mengincar seri Ryzen 6000 atau chip laptop yang lebih baru.
Jika Anda menginginkan NPU, sebagian besar CPU seri Ryzen 7000 dan 8000 memilikinya. Anda dapat melihat daftar lengkap dengan model yang tepat di sini.
CPU seri Ryzen AI 300 akan hadir di laptop Copilot+ mendatang. Selain Intel dan AMD, prosesor Qualcomm juga telah hadir di laptop Windows.
Jika Anda mempertimbangkan Macbook, Anda hanya memiliki satu pilihan, yaitu prosesor seri M buatan Apple sendiri. Hindari membeli Macbook dengan prosesor Intel, tidak peduli seberapa bagus penawarannya.
Apple telah menghentikan produksi Macbook Air M1, tetapi Anda dapat menemukannya secara online dengan diskon besar, dan memenuhi syarat untuk pembaruan macOS Sequoia yang akan datang. (*)
Baca artikel lainnya:
