PSS Sleman Juara Tiga Piala Menpora Usai Kalahkan PSM

by

Koran Jogja – PSS Sleman sukses merebut tempat ketiga setelah sukses mengalahkan PSM dengan skor 2-1, dalam laga terakhirnya di turnamen Piala Menpora 2021, Sabtu (24/4/2021) malam di Stadion Manahan, Solo. Dua gol tersebut tercipta pada babak pertama dan kedua oleh Irfan Jaya dan Irkham Zahrul Mila.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih buat seluruh pemain, pelatih, manajemen klub dan Sleman Fans yang selalu mendukung dan mendoakan kami,” ucap Dejan penuh semangat dalam Post Match Press Conference di Solo pada Sabtu (24/04/21) malam.

“Pertandingan yang sulit bagi kami, setelah unggul satu gol salah satu pemain kami mendapatkan kartu merah. Saya pikir itu kesalahan dari pemain kami, dan saya setuju dengan keputusan wasit untuk hal itu,” timpalnya.

Diakui Dejan, PSM memang berusaha untuk mendominasi jalannya pertandingan. Namun strategi yang diterapkan pelatih asal Serbia ini rupanya dapat direspons positif oleh para penggawa Super Elja dengan serangan balik yang cukup cepat.

“Selain itu, PSM terus berusaha mendominasi jalannya pertandingan, dan kami pun meresponnya dengan serangan balik cepat. Gol kedua kami ciptakan dengan kerjasama yang cantik. Kami mampu menyelesaikan pertandingan ini serta layak mendapatkan hasilnya,” tutur Dejan menjelaskan hasil pertandingan tersebut berkaitan dua pertandingan terakhir PSS yang dilakukan dengan fantastis.

Persiapan singkat mengikuti turnamen Piala Menpora diakui Dejan berpengaruh pada kualitas permainan tim, namun Ia tetap mengapresiasi pencapaian ini.

“Saya sangat bahagia sekali dengan hasil yang kita raih. Setelah itu kita terus berbenah dan mempersiapkan semua untuk Liga 1 mendatang. Harapannya kita melakukannya lebih baik lagi untuk Liga 1 yang akan datang,” kata Dejan.

Tekad meraih kemenangan di laga ini sudah menjadi keinginan bersama tim PSS. Inilah yang menjadi kebahagiaan Miswar Saputra, seluruh tim memiliki semangat yang sama.

“Pertandingan hari ini sangat luar biasa bukan hanya dari saya, seluruh tim memiliki keinginan sama. Di pertandingan terakhir bahkan kita memiliki kesempatan untuk lolos ke partai puncak. Tapi tidak apa-apa, kita harus tetap memiliki tanggung jawab, yakni memberikan sesuatu untuk di bawa pulang ke rumah Sleman,” urai pemain kelahiran Banda Aceh.(rls)