Sidak Gabungan Lapas Perempuan, Temukan Domino Bikinan Warga Binaan

by

Gunungkidul, Koran Jogja- Petugas gabungan Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta, TNI-Polri dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNPP) DIY menggelar inspeksi mendadak di ruang penahanan, Kamis (26/8/2021). Tak hanya memeriksa ruangan, petugas juga memeriksa urin Petugas Lapas dan Warga binaaan untuk penegahan narkoba. “Selain pengeledahan juga dilakukan tes urin. Ada 15 pegawai serta 20 warga binaan yang diambil sampel dan hasilnya semua negatif narkoba,” kata Kepala Lapas Kelas IIB DIY, Ade Agustina di Lapas Perempuan IIB Yogyakarta, di Wonosari, Gunungkidul Kamis (26/8/2021).

Ade mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan dan pengontrolan para warga binaan agar tidak membawa barang-barang yang tidak seharusnya berada di dalam lembaga pemasyarakatan. Sebanyak 35 orang menjalani penggeledahan dan juga dilakukan tes urine. Dengan rincian 15 orang merupakan pegawai LPP dan 20 orang lainnya merupakan warga binaan yang 6 diantaranya ialah warga negara asing.

Salah satu diantaranya terpidana mati asal Filipina Mary Jane. “Mary Jane juga diperiksa urine nya,” kata Ade

Sebelum pemeriksaan urin, petugas gabungan masuk ke sel satu persatu. Setiap jengkal kamar diperiksa petugas. Para penghuni diminta keluar kamar saat penggledahan. Tak ada narkoba, namun petugas menemukan benda berbahaya Hanya menemukan benda yang dilarang salah satunya kreasi kartu domino yang dibuat menggunakan potongan sampul buku. Barang-barang yang ditemukan di dalam kamar antara lain ialah, beberapa botol cairan pembersih lantai, beberapa bungkus obat dan vitamin, beberapa tali, besi, dan lain-lain. “Kalau untuk obat dan vitamin itu seharusnya sesuai dengan aturan yaitu langsung habis dikonsumsi setelah diberikan, tidak untuk disimpan,” kata Ade.

“Ini atemuan pengembangan yang baru yang tidak pernah dilakukan dan ini akan jadi evaluasi kami. Hasilnya akan kami laporkan kepada kantor wilayah dan pemusnahan,” kata Ade

Sub Koordinasi Pencegahan, BNNP DIY, Hery Santoso mengatakan, pihaknya ikut dalam sidak di Lapas Perempuan Kelas IIB DIY. Meski demikian, tidak ditemukan praktik peredaran narkoba di area lapas.”Hasilnya juga negatif semua. Untuk sampel ada yang diambil dari warga binaan karena kasus narkotika,” kata Hery. (Mar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *