Tusuk Temannya Hingga Tewas, Pelaku Ditangkap Di Semak-semak

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Sempat melarikan diri selama empat hari dengan bersembunyi di semak-semak dan tidur di kuburan, Wawan (42) warga Kasihan, Bantul ditangkap.

Dia merupakan pelaku penusukan terhadap Budi Utomo pada Rabu (13/4) hingga korban meninggal.

Saat jumpa pers Rabu (20/4), Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Andhyka Donny Hendrawan mengatakan pelaku ditangkap di daerah Kasihan pada Minggu (17/4) malam.

“Tersangka WW kita amankan atas dasar informasi yang kita dapatkan dari masyarakat. Selama pelariannya yang berkisar antara Kecamatan Gamping dan Kecamatan Kasihan. Tersangka banyak bersembunyi di semak-semak dan tidur di kuburan,” jelasnya.

Kasus yang terjadi pada Rabu pagi seminggu yang lalu ini berawal dari kedatangan korban Budi Utomo warga Desa Tirtonirmolo bertamu ke rumah saksi Sigit di Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan, Kota Yogyakarta.

Menurut keterangan saksi, sempat terjadi obrolan sebentar pelaku kemudian menendang korban yang sempat ditangkis. Kemudian pelaku menusuk korban dua kali di dada dan tangan.

“Tusukan pada dada mengenai jantung dan paru-paru. Pelaku lantas melarikan diri sedangkan korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit,” jelas Kompol Andhyka.

Mengenai motif pelaku, dari pemeriksaan diketahui Wawan ini sakit hati terhadap Budi yang merupakan kawan SMP-nya dulu. Pasalnya Budi dinilai sering mengejek hubungan Wawan dengan seorang teman perempuannya.

Bahkan sehari sebelum kejadian, saksi mengatakan korban Budi sempat mengajaknya untuk mencoret-coret dinding rumah Wawan yang isinya mengejek hubungannya.

Atas tindakannya, polisi menjerat Wawan dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman 20 tahun penjara. (Set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *