Usai Lepas Tukik, Yudian BPIP Bicara Ekonomi dan KKN Pancasila

by

Bantul, Koran Jogja – Usai melepas tukik, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi mengatakan keberlanjutan kelestarian alam serta lingkungan di masa depan ada di tangan para pemuda.

Yudian berkunjung ke kawasan Desa Wisata Hutang Mangrove yang ada di Dusun Baros, Desa Tirtohargo, Kecamatan Kretek, Bantul pada pada Minggu siang (22/5). Bersama dengan mahasiswa, pemuda dan kelompok sadar wisata Yudian berkesempatan melepaskan tukik.

“Pelepasan tukik menjadi simbol aksi kepedulian pada alam yang dirahmatkan Tuhan YME. Kita bersyukur karena diberi potensi alam yang indah dan penuh berkah ini,” katanya dalam rilis, Senin (23/5).

Memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Yudian terus mengajak seluruh warga masyarakat terus menjaga kelestarian alam. Tidak lupa untuk berterima kasih pada pahlawan yang juga telah memperjuangkan kehidupan dan generasi selanjutnya.

Usai acara pelepasan, dalam acara ramah tamah, Yudian menekankan akan terus berkolaborasi dengan para pemuda desa dan mahasiswa untuk menggelar aksi-aksi lingkungan yang lebih luas lagi.

“Kepedulian pada lingkungan memiliki arti penting dalam meningkatkan kualitas hidup kita dan generasi selanjutnya. Selain mendorong pelestarian alam, kiter mendorong mengurangi emisi CO2,” katanya.

Keberadaan hutan mangrove ini mendapatkan apresiasi dari Yudian karena mampu menghadirkan industri pariwisata berkelanjutan yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya mengurangi emisi gas CO2, mangrove berfungsi sebagai pemecah gelombang laut secara alami dan menambah ruang terbuka hijau di sepanjang pantai.

“Saya dan BPIP akan terus mengawal ketahanan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, diantaranya melalui Program Ekonomi Pancasila dan KKN Pancasila.,” lanjutnya.

Kedua program ini diharapkan mendorong laju ketahanan ekowisata, khususnya di Dusun Baros, serta menggerakkan para pemuda agar terus konsisten dalam menjaga habitat sebagai kelangsungan hidup makhluk hidup.

Yudian juga mengajak pemuda menjadi penggerak kebiasaan baru masyarakat sehingga generasi Indonesia kembali tumbuh dan berkembang bersama-sama dengan alamnya.

“Semua Ini merupakan bagian nyata dari jiwa gotong royong pemuda,” pungkasnya. (Set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *