Ustad Maheer Meninggal Dunia di Rutan Bareskrim, Ini Penjelasan Polri

- Jurnalis

Senin, 8 Februari 2021 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Mabes Polri memberikan penjelasan seputar meninggalnya Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan, perkara Ustad Maaher masuk tahap 2 dan sudah diserahkan ke kejaksaan. Sebelum tahap 2 (barang bukti dan tersangka diaerahkan ke jaksa), Maaher mengeluh sakit.

Kemudian petugas rutan termasuk tim dokter membawanya ke RS Polri Kramat Jati. “Setelah diobati dan dinyatakan sembuh yang bersangkutan dibawa lagi ke Rutan Bareskrim,” kata Argo saat dikonformasi, Senin (8/2).

Menurut Argo, setelah tahap 2 selesai barang bukti dan tersangka diserahkan ke jaksa Maaher kembali mengeluh sakit.

Lagi-lagi petugas rutan dan tim dokter menyarankan agar dibawa ke RS Polri tapi yang bersangkutan tidak mau sampai akhirnya meninggal dunia. “Soal sakitnya apa tim dokter yang lebih tau,” ungkap Argo.

“Jadi perkara Ustas Maaher ini sudah masuk tahap 2 dan menjadi tahanan jaksa,” tambah Argo.

Maaher ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah melakukan penghinaan terhadap Habib Luthfi. Dia dijerat Pasal 45 ayat (2) Juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.(rls)

Berita Terkait

Muhammadiyah Idul Fitri Tanggal 10 April 2024, Haedar Nashir Harap Warga Tak perlu Bingung
Gus Iqdam Ungkapkan Alasan Mendukung Prabowo Subianto Kepada Jamaah di Blitar
Gus Iqdam Siap Pasang Badan untuk Kemenangan Prabowo Subianto dan Gibran
All Out Menangkan Paslon Prabowo-Gibran, Kenegarawan Erick Thohir Disebut Teruji
Erick Thohir Beri Dukungan Program Ekonomi Syariah yang Diusung Cawapres Gibran
Akademisi Apresiasi Aplikasi GRMS Jateng yang Dihadirkan Ganjar Pranowo, Cegah Kebocoran Anggaran
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketum PP Muhammadiyah Periode 2022-2027
Kesehatan memburuk, Panda jantan tertua di dunia mati pada usia 35 tahun

Berita Terkait

Sabtu, 6 April 2024 - 22:29 WIB

Muhammadiyah Idul Fitri Tanggal 10 April 2024, Haedar Nashir Harap Warga Tak perlu Bingung

Selasa, 30 Januari 2024 - 16:41 WIB

Gus Iqdam Ungkapkan Alasan Mendukung Prabowo Subianto Kepada Jamaah di Blitar

Rabu, 24 Januari 2024 - 14:13 WIB

Gus Iqdam Siap Pasang Badan untuk Kemenangan Prabowo Subianto dan Gibran

Kamis, 4 Januari 2024 - 20:10 WIB

All Out Menangkan Paslon Prabowo-Gibran, Kenegarawan Erick Thohir Disebut Teruji

Rabu, 3 Januari 2024 - 21:35 WIB

Erick Thohir Beri Dukungan Program Ekonomi Syariah yang Diusung Cawapres Gibran

Sabtu, 23 September 2023 - 13:34 WIB

Akademisi Apresiasi Aplikasi GRMS Jateng yang Dihadirkan Ganjar Pranowo, Cegah Kebocoran Anggaran

Minggu, 20 November 2022 - 06:34 WIB

Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketum PP Muhammadiyah Periode 2022-2027

Jumat, 22 Juli 2022 - 01:23 WIB

Kesehatan memburuk, Panda jantan tertua di dunia mati pada usia 35 tahun

Berita Terbaru

Ilustrasi. SIM Keliling Sleman April 2024 Loby SCH dan Satpas Polresta. (dok, Koran Jogja)

Cek Jadwal dan Harga

SIM Keliling Sleman April 2024 Loby SCH dan Satpas Polresta

Sabtu, 13 Apr 2024 - 20:31 WIB

SIM Keliling Bantul April 2024 Setelah Lebaran dan Lokasi Layanan. (Instagram @satlantas_polreskulonprogo)

Cek Jadwal dan Harga

SIM Keliling Bantul April 2024 Setelah Lebaran dan Lokasi Layanan

Sabtu, 13 Apr 2024 - 20:05 WIB

Jadwal SIM Keliling Gunungkidul April 2024 Setelah Lebaran. (Instagram @satlantas_polreskulonprogo)

Cek Jadwal dan Harga

Jadwal SIM Keliling Gunungkidul April 2024 Setelah Lebaran

Sabtu, 13 Apr 2024 - 19:50 WIB