11 Pengajar dan Santri di Ponpes Bantul Terpapar Covid-19

by

Bantul, Koran Jogja – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bantul memastikan adanya temuan sebelah orang yang positif Covid-19 di sebuah pondok pesantren yang ada di Kecamatan Piyungan. Dari pelacakan, 34 lainnya menjalani isolasi mandiri karena hasil tes antigennya reaktif.

“Penularan disana bermula dari dua orang penghuni ponpes yang mengalami gejala pilek dan anosmia seperti Corona pada Jumat (26/2) lalu. Dari tes antigen mandiri di Puskesmas, dua itu dinyatakan positif demikian juga sembilan orang yang pernah melakukan kontak erat,” kata jujur bicara gugus tugas Sri Wahyu Joko Santoso, Jumat (5/3).

Karena banyaknya angka keterpaparan, Dinas Kesehatan memutuskan melakukan pelacakan dan pengetesan pada 241 penghuni, baik pengajar maupun santri. Hasilnya ada 34 orang yang rapid tes antigen positif.

Puluhan orang yang positif yang reaktif antigen telah menjalani isolasi mandiri di ponpes tersebut dengan pemantauan ketat dari Puskesmas.

Oki lebih jauh mengatakan proses pada kasus keterpaparan Covid-19 di Bantul akan ditindaklanjuti dengan pelacakan. Ini untuk mengetahui kemungkinan pengajar dan santri yang positif berkontak dengan orang luar.

Sekretaris Daerah Helmi Jamharis meminta pondok pesantren menerapkan isolasi dengan baik meski ponpes tersebut tidak ditutup.

“Harus isolasi mandiri dan tetap menerapkan protokol kesehatan lebih ketat. Satgas ponpes harus bekerja keras melakukan monitoring pada aktivitas harian yang dilaksanakan,” kata Helmi.(set)