60 Perselancar Ramaikan Kompetisi Selancar di Parangtritis

by

Bantul, Koran Jogja – Puluhan perselancar lokal dan luar Daerah Istimewa Yogyakarta bersaing menaklukan ombak Pantai Parangtritis. Selama dua hari mereka berlaga dalam ‘SAR Satlinmas Parangtritis National Surfing Competition’.

Ketua Panitia SAR Satlinmas Parangtritis National Surfing Nasional Competition M Arif Nugraha gelaran pada 18-19 Juni ini pesertanya mencapai 60 orang. Peserta mendominasi kelas Open Division.

“Tercata 60 perselancar akan bertanding dua hari ini yang terbagi atas 36 peserta bertanding di kelas open, 20 peserta di kelas lokal dan 4 peserta bertanding di kelas women,” katany Sabtu (18/6).

Di hari pertama, Arif menyatakan ombak Pantai Parangtritis terbilang besar, namun kurang tenang karena kuatnya arus bawah laut.

Dijadwalkan hari pertama perlombaan berlangsung jam 17.00 WIB dan dilanjutka semifinal serta final esok hari.

“Kompetisi ini kami gelar untuk mengenalkan surfing sekaligus mendongkrak kunjungan wisata pasca pandemi Covid-19. Dua tahun sebelumnya, kompetisi ditiadakan,” paparnya.

Salah satu peserta Arlahisa Saputra, yang sudah beberapa kali mengikuti kompetisi di Pantai Parangtritis mengakui ombak hari ini terbilang sulit ditaklukkan.

“Sulit, arusnya kencang banget, ombaknya besar namun tidak konsisten. Jika tidak terbiasa, maka manuver akan cepat membuat capek,” katanya.

Datang dari Banten F. Arifin mengaku baru pertama kali mengkuti kompetisi surfing di Pantai Parangtritis. Dia sering kali berlaga di pantai-pantai Banten.

Kondisi ombak besar namun tidak konsisten di Pantai Parangtritis menurutnya cukup menantang untuk bisa bermanuver. Kehadiran gelombang yang tanpa jeda ini menurutnya akan menguras tenaga untuk bisa mendapatkan ombak bagus.

“Bagi pemula sangat tidak cocok. Tapi untuk yang berpengalaman akan sangat menantang untuk menaklukkan gelombang Pantai Selatan Bantul yang terbilang ganas,” katanya. (Set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *