Koran Jogja – Studi belum lama ini menyebutkan pilihan makanan untuk usia paruh baya memberi dampak signifikan pada penuaan yang sehat.
Patuh pada makanan kaya protein nabati dan asupan produk hewani sehat yang sedang bisa meningkatkan kemungkinan mencapai usia 70 tahun tanpa penyakit kronis.
Sebaliknya jika Anda pada usia mulai 40 tahun mengonsuymsi makanan ultra-olahan yang tinggi maka bisa mengurangi peluang itu.
Hampir semua orang pasti bernyata bagaimana bintang film seperti Tom Cruise, Angelina Jolie, Salma Hayek, dan Jennifer Aniston bisa terlihat setengah dari usia mereka.
Ini tidak hanya mengenai prosedur kosmetik yang mungkin mereka lakukan. Lebih dari itu. Apa yang mereka makan punya peran penting dalam kesehatan.
Jika Anda ingin menua seperti anggur kulitas, maka kuncinya ada di piring Anda. Studi menyebut apa yang Anda makan di usia 40an tahun bisa membentuk seberapa baik hidup hingga usia 70an tahun dan seterusnya.
Para peneliti dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, University of Copenhagen, dan University of Montreal menemukan diet tertentu bisa meningkatkan kemungkinan penuaan tanpa penyakit kronis.
Diet tersebut juga diimbangi dengan menjaga kesehatan fisik, kognitif serta mental.
Diet dan penuaan yang sehat
Umur panjang tidak hanya bicara mengenai berapa tahun Anda bisa hidup. Namun juga mengenai kualitasnya.
Peneliti menemukan diet sehat kaya nabati dan asupan hewani yang rendah hingga sedang serta asupa makanan ultra-olahan yang lebih rendah, dikatykan dengan kemungkinan menua yang sehat.
Para peneliti melihat data dari Nurses’ Health Study dan Health Professionals Follow-Up Study untuk mengetahui kaitan menua dengan sehat dan pola makannya.
Mereka meneliti pola makan usia paruh baya dan hasil kesehatan akhir terhadap lebih dari 105.000 wanita dan pria berusia antara 39 dan 69 tahun selama 30 tahun.
Peneliti melihat peserta seberapa baik mereka patugh delapan pola makan sehat. Mereka mengisi kuisioner diet secara teratur.
Pola makan ini banyak mengandung buah, sayur, biji-bijian utuh, lemak tak jenuh, kacang-kacangan, dan polong-polongan.
Sebagian di antaranya mencakup asupan hewwani sehat yang rendah hingga sedang, seperti ikan dan susu.
Para peneliti menemukan bahwa 9.771 peserta (9,3%) menua dengan cara yang sehat. Berpegang pada salah satu dari pola makan sehat ini dikaitkan dengan penuaan yang sehat secara keseluruhan, termasuk kesehatan kognitif, fisik, dan mental.
Dilansir dari times of India, studi juga menemukan asupan makanan ultra-olahan yang lebih tinggi, terutama daging olahan dan minuman manis dan diet, dikaitkan dengan peluang penuaan sehat yang lebih rendah. (*)
Baca artikel lainnya:
