Belajar Tatap Muka Di Bantul Bakal Digelar Sebentar Lagi

by

Bantul, Koran Jogja – Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memastikan pihaknya bakal segera mengelar pembelajaran tatap muka (PTM) dari SD sampai SMA/SMK, asalkan seluruh pelajar sudah divaksin.

“Saat ini pekerjaan berat menanti kita dalam memenuhi target sasaran vaksinasi. Di Bantul dari jumlah sasaran 863 ribu orang, baru sebanyak 47 persen yang sudah dicapai,” kata Halim di Kecamatan Imogiri, Kamis (2/9).

Salah satu hal yang menurut Bupati menjadi tantangan dalam mencapai target vaksinasi adalah soal pasokan vaksin dari pusat. Selama ini pasokan terkendala dalam hal pengiriman sehingga vaksinasi oleh Pemda belum maksimal.

Kedepan, sebagai upaya mempercepat proses PTM bagi pelajar yang sudah lebih dari setahun tidak bersekolah. Pemda Bantul akan lebih mengiatkan lagi vaksinasi bagi kalangan pelajar.

“Dua hari sebelumnya, berturut-turut saya meninjau vaksinasi bagi pelajar. Saya tekankan kepada mereka, vaksinasi ini penting untuk menciptakan imunitas. Yo mung mak clekit, cuma sebentar saja. Tapi ini demi kesehatan mereka semua,” lanjut Halim.

Halim bercerita pada Selasa (31/9) dirinya meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi santri di Ponpes Krapyak lalu pada Rabu (1/9) kemarin kembali melihat pelaksanaan vaksinasi bagi 1.300 pelajar di SMAN 1 Bambanglipuro.

“Jika pelajar sudah divaksin. Kita akan lebih percaya diri mengelar PTM karena imunitas di kalangan pelahar sudah tercipta,. Sehingga lebih aman” lanjutnya.

Terkait PTM, Gubernur sendiri menyatakan pihaknya tidak ingin buru-buru mengelar. Hal ini sebagai antisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19 lagi. Pemda fokus mengejar target vaksinasi, khususnya pada pelajar.

“Kita nggak berani. Kalau saya nggak berani. Ya memang kemarin tidak ada larangan vaksinasinya (cakupan berapa persen untuk siswa),” kata Sultan.

Sultan berharap vaksinasi ke pelajar minimal sudah dilakukan satu kali tapi menyeluruh pada mereka beruusia 12-17. Termasuk kepada guru agar imunitas pada individu maupun komunitas terbentuk.(set)