Butuh 1000 Perawat Lansia, Peluang Kerja di Jepang Terbuka

by
Persiapan menjelang keberangkatan ke Jepang di SMK Mahisa Agni

Persiapan menjelang keberangkatan ke Jepang di SMK Mahisa Agni.

Gunungkidul, Koran Jogja – Peluang bekerja di Jepang terbuka lebar untuk pemuda dan pemudi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebab, kebutuhan perawat lansia mencapai 1000 orang dalam 5 tahun kedepan.

Direktur Puspa Setya Abadi (PSA) Anggun menyampaikan, Saat ini PSA telah bekerja sama dengan pihak DAN GROUP JAPAN yang berkantor pusat di Hiroshima Jepang, tujuanya untuk memperluas jaringan perusahaan penerima di berbagai bidang program magang di Jepang.

“Salah satu perusahaan penerima dari DAN GROUP JAPAN adalah GLOW AGEING Co. L.td. Melalui GLOW AGEING Co. L.td PSA akan mendapatkan support permintaan perawat lansia yang berjumlah 1000 perawat dalam kurun waktu 5 tahun,” katanya ditemui di SMK Mahesa Agni Gunungkidul Jumat (29/7/2022).

Dikatakannya, PSA juga membuka kesempatan untuk bidang lain seperti kontruksi, pertanian, pengolahan hasil perikanan dan bidang lainnya. “Kedepannya akan ada program-program baru seperti “All in one” yaitu program untuk siswa-siswa yang magang kerja di jepang tapi juga bisa ambil kuliah di Indonesia,” kata dia.

Anggun mengatakan, untuk memenuhi jumlah permintaan perawat lansia tersebut PSA berkolaborasi dengan SMK Mahisa Agni Gunungkidul sebagai sekolah menengah kejuruan perawat sosial satu satunya di Gunungkidul yang akan mempersiapkan para lulusan sesuai standar kualifikasi calon peserta magang perawat lansia ke Jepang.

“Kita bekerjasama dengan SMK Mahisa Agni,” kata dia.

Kepala Sekolah SMK Mahisa Agni Gunungkidul Alexander Muryadi mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghasilkan lulusan yang berkwalitas. Salah satunya memberikan pelajaran bahasa Jepang.

“Kami mempersiapkan diri agar ada lulusan yang memenuhi kualisifikasi untuk bekerja di Jepang, karena peluangnya sangat besar,” kata Alexander.

“Siswa kelas 10 pelajaran bahasa Jepang pagi hari sorenya sesuai ekstra kurikuler seminggu 2 kali 1 jam Tambah lagi ekstrakulikuler kelas 11,” kata dia. (Mar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *