Rabu, 28 Januari 2026
Koran Jogja

Cara Melihat Kepribadian dari Alis Mata

Mindset Para Juara yang Membantu Meraih Kesuksesan. (pixabay)
Mindset Para Juara yang Membantu Meraih Kesuksesan. (pixabay)

Koran Jogja – Pakar ekspresi wajah Brian Galke belum lama ini mengunggah di Instagram mengenai cara melihat kepribadian dari alis mata.

Ini merupakan suatu wawasan yang menarik banyak perhatian. Dia menyebut tinggi alis bisa memberi petunjuk mengenai cara seseroang dalam mengambil keputusan.

Menurut Galke, seseorang yang memiliki alis rendah cenderung merupakan sosok pemilir cepat.

Mereka juga bisa memproses informasi secara cepat dan membuat keputusan dengan cepat. Berbeda dengan orang yang memiliki alis mata tinggi.

Orang dengan alis tinggi ini lebih cenderung meluangkan waktu, merenungkan sejumlah hal dan membuat pertimbangan sebelum mengambil keputusan.

Memang ini sedikit liar bukan? Tetapi jika Anda merenenungkannya, sebenarnya gagasan itu masuk akal.

Alis rendah si pengambil keputusan cepat

Jika melihat seseorang memiliki alis rendah, mungkin Anda menyadari orang tersebut bertindak dengan cepat.

Galke menjelaskan mereka punya cara yang lebih langsung dan luas ketika mengambil keputusan.

Alih-alih duduk, merenung, menebak-nebak atau bertanya ‘bagaimana jika’, mereka memilih langsung terjun ke dalam.

Anda bisa memikirkan teman atau rekan kerja di kantor. Pasti ada salah satu orang yang siap menelepon atau memecahkan masalah dengan cepat tanpa ragu.

Kemungkinan orang seperti iotu memiliki tampilan alis rendah. Ini bukan mengenai penampilan. Tetapi jendela ke dalam susunan mental.

Keputusan cepat itu pun bukan berarti mereka itu sembrono atau impulsif. Tetapi lebih pada otak yang terhubung untuk mensintesis informasi dengan cepat dan bertindak.

Ini merupakan kemampuan. Terutama dalam lingkungan serba cepat di mana keraguan bisa merugikan.

Seseorang yang punya pemikiran cepat ini sering unggul ketika keadaan darurat atai di mana waktu lebih penting.

Alis tinggi si perencana yang bijaksana

Sementara itu, orang dengan kecerdasan tinggi cenderung membuat keputusan yang bijaksana serta lambat.

Mereka cenderung suka menimbang semua sudut pandang, mengumpulkan data, dan memikirkan segala kemungkinan sebelum membuat Kesimpulan.

Orang seperti ini suka menganalisis dan mengetahui sudah membuat pertimbangan semua dasarnya.

Galke menilai orang dengan wawasan luas ini mungkin berhenti lebih lama saat hendak membuat keputusan.

Sebab otak mereka suka menimbang pro dan kontra secara hati-hati. Mereka punya alasan, hati-hati, waspada, dan berupaya menghindari kesalahan.

Memang kedua gaya pengambilan keputusan itu punya keunggulan dan kelemahan. Mereka yang cepat kadang bisa mengabaikan detail.

Sedangkan yang pemikir, mungkin akan kehilangan peluang karena masih butuh waktu memutuskan.

Kesimpulanya, sebelum Anda menilai alis teman, pentung untuk tahu poin dari Galke. Ini adalah kecenderungan umum, bukan aturan kaku.

Tinggi alis tidak akan memberi tahu pasti bagaiama seseorang berpikir maupun bertindak. Itu kompleks, dan banyak faktor. Mulai dari kepribadian, pengalaman, suasana hati, hingga situasi. (*)

Baca artikel lainnya:

Leave a Reply