Peneliti juga menduga karbohidrat yang tak tercerna bisa menimbulkan pertumbuhan bakteri berlebih dan meningkatkan tekanan yang ada di dalam perut.
Batasi asupan alkohol
Studi yang pernah dilakukan menemukan asupan alkohol yang tinggi berkaitan dengan peningkatan gejala refluks asam.
Batasi minum kopi
Dalam penelitian yang pernah dilakukan mengungkapkan minum kopi berpotensi mengundurkan sfingter esofagus bagian bawah untuk sementara. Kondisi tersebut bisa berpotensi meningkatkan terjadinya refluks asam.
Batasi minum berkarbonasi
Ketika rutin mengonsumsi minuman dengan karbonasi atau bersoda termasuk minuman ringan, ada potensi meningkatkan refluks.
Kondisi tersebut disebabkan karena karbondioksida yang menimbulkan gelembung pada minuman tersebut bisa menyebabkan lebih sering bersendawa.
Baca juga: Tidur Berapa Jam yang Benar-Benar Dibutuhkan dalam Sehari?
Berhenti merokok
Merokok dapat mengurangi jumlah air liur pada mulut. Padahal air liur berfungsi membantu menetralkan asam yang keluar dari perut ke kerongkongan. (*)
Halaman: 1 2
