Selasa, 27 Januari 2026
Koran Jogja

Cara Mengubah Amarah Menjadi Kekuatan yang Bermanfaat

MCara Mengubah Amarah Menjadi Kekuatan yang Bermanfaat. (pixabay)
MCara Mengubah Amarah Menjadi Kekuatan yang Bermanfaat. (pixabay)

Koran Jogja – Cara mengubah mengubah amarah menjadi sesuatu yang bermanfaat bisa dengan langkah sederhana dan praktis.

Marah merupakan reaksi alami atas ketidakadilan, melewati batas, atau merasa tak didengarkan.

Kondisi emosional ini bisa menjadi intens dan sulit ditangani. Namun itu merupakan Bahian normal dari manusia.

Masalah yang sebenarnya bukan amarah. Tetapi mengenai bagaimana menghadapinya. Jika diabaikan, maka bisa merusak hubungan, berpengaruh pada keputusan, atau menguras emosional.

Kemarahan pun sebenarnya bisa membantu ketika menanganinya dengan kesadaran. Amarah itu menunjukkan bagaimana perubahan dibutuhkan.

Dilansir dari times of India, berikut merupakan cara sederhana yang bisa mengubah amarah menjadi sesuau yang bermanfaat.

Pikirkan sebelum berkata

Ketika ada perasaan yang terpicu, maka otak bisa secara cepat mengeluarkan pikiran, ‘mereka mengabaikan saya’ atau ‘ini selalu terjadi.’

Mungkin pikiran tersebut pada saat itu benar. namun biasanya hanya reaksi emosional. Jadi langkah pertama yakni memperhatikannya, dan tidak langsung percaya pada apa yang ada dalam pikiran.

Perhatikan asumsi

Tak jarang kemarahan membawa cerita kuat pada kepala. Tetapi apakah apakah Anda sudah melihat secara utuh?

Apakah Anda sudah bersikap adil, atau hanya fokus pada apa yang salah? Luangkan waktu untuk mempertanyakan pikiran supaya bisa membantu mengubah perasaan dan cara merespons.

Cari tahu apa yang sebenarnya mengganggu

Sering kali amarah menyembunyikan perasaan yang lainnya. Semisal sakit hati, takut, atau merasa diabaikan.

Anda bisa menanyakan kepada diri sendiri, apa yang dirasakan, dan pahami supaya bisa membantu mengatasi dengan lebih baik.

Ketika sudah tahu apa yang ada di balik amarah, maka akan bisa merespons dengan lebih tenang dan jelas.

Pertimbangkan sudut pandang lain

Sebelum bereaksi, akan lebih baik untuk berhenti sejenak dan menanyakan pada diri sendiri. apakah ada alasan lain atas tindakan mereka? Ini bukan memaafkan perilaku buruk.

Namun dengan memberikan waktu luang untuk melihat berbagai hal dengans sudut pandang berbeda, maka bisa membantu membuat pilihan lebih tenang dan jelas.

Bersikap baik kepada diri sendiri saat memprosesnya

Tidak perlu emrasa bersalah karena amarah. Sebab itu merupakan manusiawi. Alih-alih mengkritik diri sendiri, Anda bisa menerima perasaan itu.

“Ya saya marah, tidak apa. Biarkan sata cari tahu alasannya.” Ini bisa membantu meredakan ketegangan serta berpikir lebih jernih.

Salurkan emosi, jangan biarkan mengendalikan

Amarah bisa membawa perubahan jika memakainya dengan tujuan. Pakai perasaan ini untuk bicara, menetapkan batasan, dan memperbaiki keadaan, bukan melampiaskannya.

Jika dipakai dengan baik, maka amarah bisa memotivasi untuk memperbaiki keadaan. Amarah bisa membantu untuk mempertahankan keyakinan dan mendorong perubahan. (*)

Baca artikel lainnya:

Leave a Reply