Koran Jogja – Cara meningkatkan kecerdasan bisa melalui sejumlah kebiasaan mudah yang dilakukan secara konsisten.
Kecerdasan bukan sesuatu yang tepat. Tetapi bisa tumbuh jika diberi makan dengan tepat.
Pemberian makan untuk menumbuhkan kecerdasan ini bisa dengan mengonsumsi makanan yang tepat, menantang diri sendiri, mengasah pikiran, dan sejumlah strategi lainnya.
Kecerdasan tidak hanya IQ. Tetapi juga termasuk kemampuan beradaptasi, kesadaran, hingga pertumbuhan yang berkelanjutan.
Dilansir dari times of India, berikut adalah sejumlah kebiasaan yang bisa membantu meningkatkan kecerdasan.
- Pola makan pikiran
Pola makan mental diketahui bisa memengaruhi otak. Anda bisa menantang diri sendiri dengan sesuatu yang merangsang pikiran.
Misalnya dengan membaca buku yang menggugah pikiran, memecahkan teka-teki rumit, atau mendengarkan pidcast yang mendalam.
Anda bisa memilih konten yang membantu mengembangkan pikiran serta membuat penasaran.
Hindari menggulirkan media sosial secara pasif dan memakan konten yang tidak masuk akal. Usahakan mengonsumsi konten dengan materi bergizi secara mental setiap hari.
Cara ini bisa membuat otak mendambakan hal baru dan rumit, serta membuat berkembang.
Semakin banyak otak meminta masukan, maka akan semakin kuat dan tajam kapasitas mental Anda.
- Otot rasa ingin tahu
Anak-anak terus bertanya dan bukan kebetulan mereka cepat belajar. Rasa ingin tahu adalah pendorong kecerdasan paling kuat.
Anda bisa membiasakan untuk menanyakan sesuatu setiap hari. Jangan cari jawaban yang benar, tapi cukup jelajahi.
Semakin banyak ingin tahu, maka akan semakin banyak pola yang Anda perhatikan dan semakin dalam pemahaman. Rasa ingin tahu ini juga akan membuat kemampuan otak meningkat untuk koneksi.
- Waktu hening
Otak manusia terus dibombardir kebisingan, percakapan, notifikasi, serta obrolan. Tetapi kecerdasan itu tumbuh dalam ketenangan.
Anda bisa mencoba menghabiskan waktu minimal 5 menit setiap hari di keheningan. Tanpa musik, telepon, dan lainnya.
Keheningan diketahui bisa membantu otak terhubung ide, memecahkan masalah, serta merenung dengan mendalam.
Anda tidak perlu aplikasi canggih meditasi. Cukup waktu tenang supaya bisa mendengarkan pikiran sendiri.
- Berpikir terbalik
Teknik berpikir ini bisa membantu otak membentuk koneksi logis serta mengantisipasi segala kemungkinan.
Bayangkan sudah ada solusi dari masalah, lalu apa yang harus terjadi supaya solusi itu ada? Pendekatan ini memaksa otak merekayasa ulang jalur itu, mempertajam pikiran, serta meningkatkan kreativitas.
Berpikir mundur bukan membuat hidup lebih sulit. Namun melatih otak memecahkan masalah dari sudut pandang baru.
- Belajar dan mengajar
Ketika menjelaskan sesuatu kepada orang lain, maka Anda akan terlibat lebih dalam. Mengajar itu memaksa Anda untuk mengatur, mengklarifikasi, dan menyederhanakan ide kompleks.
Anda bisa mengambil materi apa pun untuk dipelajari, kemudian bagikan. Tulis ringkasan, bagikan dengan teman, dan jelaskan.
Strategi ini membuat pengetahuan pasif berubah menjadi kecerdasan aktif dan cara efisien memperdalam pembelajaran. (*)
Baca artikel lainnya:
