Daerah Rawan Konflik Pilkada, Polri Tambah Personil

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Polri memastikan akan menambah jumlah personel di berbagai daerah yang dinilai rawan konflik Pilkada 2020. Tiga daerah dinyatakan rawan konflik.

“Terdampak banyak daerah yang memiliki sejarah konflik maupun sedang berkonflik. Papua, NTT dan Kaltara adalah daerah rawan,” kata Kadiv Humas Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono, Sabtu (7/11) di Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW).

Karena itulah, khusus daerah rawan konflik, Polri akan melakukan penambahan atau penebalan jumlah personel dan tetap berkoordinasi dengan TNI.

Meski tidak ada kampanye terbuka pada penghematan Pilkada serentak di 270 daerah karena pademi Covid-19. Irjen Argo mengatakan kepolisian tetap siaga.

“Tidak adanya kampanye terbuka ini selayaknya menjadi ruang bagi semua untuk duduk bersama membicarakan kemungkinan masalah yang muncul dan bagaimana mengatasinya nanti,” katanya.

Dengan demokrasi yang berkembang semakin membaik, Argo menilai ada peningkatan kesadaran di masyarakat soal perbedaan pilihan.

Argo mengajak semua yang terlibat di Pilkada tetap bersikap gentle dan menjadi pendidikan bagi demokrasi terlepas dari siapapun pemenangnya.

“Tidak jadi masalah semisal yang kalah menghargai yang menang dan sebaiknya,” ujarnya.

Irjen Argo hadir di Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai narasumber diskusi ‘Makna Penting Wawasan Kebangsaan Dalam Menumbuhkan Ketahanan Nasional’.

Kepada seluruh anak bangsa, Argo meminta terus ditumbuhkan wawasan kebangsaan mulai dari keluarga. Baru dari sana sikap ini ditularkan ke lingkungan terdekat sampai jaringan komunitas sesuai posisi berada.

“Dari sini terbangun sebuah jaringan yang lebih lebar dn luas sehingga mampu menjadi Indonesia utuh,” ucapnya.(set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *