Daftar ke KPU, Rektor UNY Yakin Menang di Pilkada Gunungkidul

by 2 months ago

Gunungkidul, Koran Jogja – Rektor UNY, Sutrisna Wibawa dan Mahmud Ardi Widanto SIP mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul. Pada Sabtu (5/9/2020, diiringi ratusan simpatisan dan tim pemenangan Kadhung Trisna, Sutrisna-Ardi hadir dengan mengenakan pakaian batik berwarna cokelat putih. Mereka datang didampingi petinggi partai pengusung: PAN, PKS, Demokrat, Gerindra, dan PPP.

“Pada Sabtu pagi ini, kami mendaftar dengan seluruh dokumen persyaratan lengkap. Alhamdulillah pada siang hari ini semuanya lengkap dan ini tentu awal yang baik. Saya mohon doanya untuk mengikuti proses ini (Pilkada Gunungkidul) secara santun dan penuh keakraban, serta menjadi ikhtiar kita menghadirkan Harapan Baru Gunungkidul Maju,” kata Sutrisna.

Pendaftaran dengan berjalan kaki ini memiliki makna simbolis tentang kesederhanaan. Yaitu tidak perlu bermewah-mewah demi pengabdian dalam menghadirkan Harapan Baru Gunungkidul Maju.

Selain itu, berjalan kaki juga menyimbolkan bahwa Sutrisna-Ardi merupakan putra asli Gunungkidul sehingga tak perlu mengendarai kendaraan jauh-jauh untuk menuju ke KPU. Terlebih lokasi rumah Mahmud Ardi Widanto selaku calon wakil bupati hanya selemparan batu saja dari KPU.

“Sehingga kami memutuskan berjalan dari Madusari Wonosari (rumah Ardi), dan Piyaman Wonosari (lokasi Sekretariat Pemenangan Kadhung Trisna), untuk melakukan pendaftaran. Cukup dengan sederhana saja,” imbuh Ardi.

Sutrisna mengaku yakin akan memenangkan konstestasi Pilkada Gunungkidul kali ini. Dengan 4 partai pengusung, Sutrisna menyatakan bahwa pihaknya telah memiliki modal minimal 160 ribu suara yaitu suara loyalis yang ada di Partai Pengusung.

“Kita punya modal 160 ribu (dukungan), ini modal kita dan kita akan terus bergerak. Yang jelas kalau target saya sendiri harus 50 persen plus 1,” ucapnya.

Ketua Tim Pemenangan Kadhung Trisna sekaligus Ketua DPD PAN Gunungkidul, Arif Setiadi menambahkan, koalisi pengusung partai yang tergabung dalam relawan Kadhung Trisna akan bekerja keras agar memperoleh suara terbanyak.

“Fokus kami agar masyarakat memahami visi misi dan program calon. Selain itu juga mengenal profil Sutrisna-Ardi,” kata Arif menyebutkan strategi pemenangan yang akan dilakukan.

Sejatinya masih ada satu partai lagi yang pada hari Jum’at (4/9/2020) kemarin menyatakan merapat ke pasangan ini, yaitu PPP.

“Kami sudah menerima SK dari PPP, hari ini belum kami sertakan karena memang masih ada yang perlu dikomunikasikan,” ujar Sutrisna Wibawa usai mendaftar di KPU, Sabtu (5/9/2020).

Ia mengakui jika secara mengejutkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyatakan memberikan dukungan ke Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto.

Padahal ia mengaku hanya menjalani komunikasi dalam waktu 3 hari sebelum akhirnya PPP merapat.

Selain PPP, partai non kursi di DPRD Gunungkidul juga diklaim terus melakukan komunikasi dengan pasangan ini. Sutrisna mengungkapkan jika saat ini pihaknya secara intensif melakukan komunikasi dengan Partai Berkarya.

Namun demikian, partai besutan Tommy Suharto ini belum menyatakan sikapnya. “Kami terus berkomunikasi dengan partai-partai lain non kursi,” ungkap Rektor UNY tersebut.

Terkait jabatannya sebagai rektor UNY, Sutrisna mengaku siap melepasnya sesuai dengan aturan yang ada. Saat ini pengunduran diri tersebut telah dalam proses seiring telah diserahkannya Memorandum Akhir Jabatan Rektor dan dilampirkannya. Surat Pengajuan Pengunduran Diri ke KPU.

“Sesuai PP 17 tahun 2020, setelah penetapan saat itu juga langsung mundur. Jadi begitu ditetapkan otomatis mundur, saat ini tinggal menunggu ketetapan KPU yang baru diterbitkan tanggal 23 September,” kata Sutrisna.(rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *