DPD PAN Kota Yogya Bertekad Usung Heroe Poerwadi Dalam Pemilihan Wali Kota

by
DPD PAN Yogyakarta

Yogyakarta, Koran Jogja – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-5 pada Sabtu (23/1). Dalam permusyaratan tersebut Heroe Poerwadi mendapatkan rekomendasi politik untuk diusung mencalonkan diri sebagai Wali Kota Yogyakarta.

Ketua DPD PAN Kota Yogyakarta periode 2020-2025 yang terpilih, Arif Noor Hartanto mengatakan tidak ada figur lain yang lebih siap untuk mendapatkan amanah berkompetisi di Pilkada selain Heroe Poerwadi. “Target kami tentu yang maksimal untuk (pemilihan) Wali Kotanya,” katanya ditemui di sela Musda DPD PAN Kota Yogyakarta ke-5 pada Sabtu (23/1).

Arif mengatakan Pilkada periode selanjutnya belum diketahui apakah digelar pada 2022 atau 2024 mendatang. Karena draf revisi Undang-Undang Pemilu atau Pilkada sedang digodog. Menurutnya ketika digelar pada 2022 maka akan ada keuntungan-keuntungan yang didapat dalam mengusung Heroe Poerwadi.

“Kalau 2022, tidak terlalu jauh dengan masa kepemimpinan beliau di Kota Yogyakarta. Tapi kalaupun 2024, Insya Allah DPD Kota Yogyakarta akan bekerja keras untuk mengusungnya,” katanya.

Ketua DPD PAN Kota Yogyakarta periode 2020-2025 Arif Noor Hartanto

Arif mengatakan dalam Musda DPD PAN Kota Yogyakarta ke-5 ini juga disepakati target pada Pemilu Legislatif periode selanjutnya untuk mendapatkan delapan kursi di DPRD. “Periode yang lalu pada Pemilu 2019 targetnya delapan kursi, tapi ternyata mendapatkan enam kursi. Sekarang ini kami akan mewujudkan periode yang lalu, bisa mendapatkan delapan kursi,” katanya.

Arif mengatakan, DPD PAN Kota Yogyakarta ke depan juga akan melakukan pengutan cabang. Menurutnya cabang di tingkat kecamatan akan didorong untuk mampu berdinamika. “DPD harus lebih peduli lagi terhadap dinamika kegiatan di cabang. Uang jangan ditahan di DPD, tapi bagaimana kemudian cabang-cabang dikuatkan dengan berbagai program,” katanya.

Menurut Arif, cabang nantinya harus mampu melakukan pembinaan kepada organisasi-organisasi kemasyarakatan yang sangat mungkin diartikulasikan kepentingannya melalui anggota parlemen. Baik itu di tingkat kota maupun provinsi. “Kita punya enam kursi di DPRD Kota Yogyakarta dan satu DPRD  DIY,” katanya.

Sekretaris DPD PAN Kota Yogyakarta, Rifki Listianto mengatakan ada sebanyak tujuh orang yang melakukan pendaftaran formatur sebelum Musda digelar. “Level DPD membuka pendaftaran formatur, setelah itu disahkan kemudian dikirim ke DPP,” katanya.

Rifki mengatakan DPP kemudian memutuskan empat orang formatur. Setelah itu kemudian terpilih Arif Noor Hartanto  sebagai Ketua DPD PAN Kota Yogyakarta periode 2020-2025. Dirinya sebagai Sekretaris DPD, Sugiarti sebegai Bendahara, sedangkan Heroe Poerwadi ditugaskan sebagai Ketua Majelis Penasehat Partai (MPP) DPW PAN oleh DPP PAN.

Sementara, Heroe Poerwadi mengatakan dirinya ditempatkan oleh DPP PAN di MPP DIY untuk menjadi penasehat. “Diminta untuk menjadi ketua Majelis Penasehat Partai di DPW DIY agar bisa memberi manfaat untuk seluruh DIY,” katanya.

Menurut Heroe, DPD harus kembali memperluas dan memperkuat sayap jaringannya agar nanti lebih siap dalam menghadapi Pemilihan Legislatif.

Soal pencalonan Wali Kota, Heroe berkata itu merupakan bagian dari upaya dalam rangka menyiapkan diri menghadapi Pilkada. “Kami menunggu rekomendasi-rekomendasi. Kalau rekomendasi politik sudah muncul,” ucap pria yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Yogyakarta.(rid)