Istri dari Salah Satu Awak KRI Nenggala Yang Hilang Sedang Hamil

by

Bantul, Koran Jogja – Satu dari 53 awak KRI Nanggala 402 yang hilang di Laut Bali merupakan warga asli Kabupaten Bantul. KLS Isy Gunadi Fajar R (24) terakhir pulang pada akhir Maret lalu.

Gunadi merupakan anak pertama dari Sunaryo (48) yang beralamatkan di RT3, Dusun Ngreco, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong.

Ditemui wartawan di rumahnya, Sunaryo menceritakan bahwa anaknya bergabung ke TNI AL pada 2014 lalu. Di Nanggala, Gunadi bertugas sebagai operator sonar 2.

“Dulu ia bertugas di Komando Armada I Jakarta. Kemudian pelatihan di sekolah kapal selam dan ditugaskan di Komando Armada 2 Surabaya dua tahun terakhir,” katanya Sunaryo Jumat (23/4).

Sunaryo menceritakan kabar awal kejadian ini diterima dari menantunya, Dwi Ari Astanti pada Rabu (21/4) malam.

‘Menantu saya ada di Purworejo dan mengkabarkan KRI Nanggala kehilangan kontak. Kita lantas mencari tahu lewat berita dan benar Nanggala 402 kapal yang diawaki anak saya,” ucapnya.

Gunadi menurut ayahnya terakhir pulang ke Pundong pada akhir Maret lalu untuk acara syukuran kehamilan anak pertamanya yang berusia tujuh bulan.

“Komunikasi terakhir dengan ibunya pada Minggu (18/4), meminta doa karena bakal berlayar,” ujarnya.

Karena menjelang masa kelahiran, Gunadi berencana memindahkan istrinya ke Bantul agar proses persalinan di rumah orang tuanya.

Sunaryo sekeluarga berdoa dan terus berharap pemerintah berhasil mengevakuasi KRI Nanggala dengan seluruh awak selamat. Bersama warga, Kamis (22/4) keluarga mengelar doa bersama.

“Kemarin menantu saya sudah berangkat ke Bali. Namun sampai hari ini belum ada kabar terbaru,'” jelasnya.

Kepala Desa Seloharjo, Mahardi Badrun menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa warganya.

“Saya sudah kenal lama sama bapaknya, tapi tidak menyangka jika Gunadi merupakan putra beliau” kata Badrun.(set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *