Koran Jogja – Pembelajaran yang menyenangkan tentu akan membantu merangsang penggunaan potensi terbaik anak maupun pelajar di sekolah.
Pendidik pun memiliki tanggung jawab memberi akses pembelajaran dan berbasis pengalaman kepada para siswa, karena anak-anak menghabskan banyak waktunya di sekolah.
Konsep pembelajaran yang mudah dipahami dan menyenangkan pun cukup banyak. Disadur dari Hindustan Times, berikut beberapa di antaranya.
Memberikan Pendidikan Montessori
Pendidikan Montessori ini dikembangkan Dr. Maria Montessori pada awal 1900amn silam. Metodenya setiap siswa diasuh berdasar keinginannya akan pengetahuan serta pemahaman.
Para pendidik bisa memberikan siswa kebebasan dalam menentukan cara belajar sendiri dan mengejar apa yang dicita-citakan.
Siswa diberi keleluasaan dalam menjelajahi bidangh minat, dan membuat pilihan, supaya bisa membuka Indera belajar.
Pembelajaran Melalui Seni dan Kerajinan
Seni dan kerajinan merupakan metode pembelajara tradisional yang menyenangkan dan kreatif.
Metode ini bisa membuat para siswa mengembangkan keterampilan, seperti ekspresi diri dan mengelola perasaan, meningkatkan kepercayaan diri serta harga diri.
Kemudian mengasah keterampilan motorik halus, kesabaran, konsentrasi, perencanaan dan pandangan ke depan, serta keterampilan organisasi.
Aktivitas fisik dan luar ruangan
Anak-anak zaman modern saat ini cenderung kurang melakukan aktivitas luar ruangan, karena pemakaian gadget, aplikasi, serta permainan yang berlebihan.
Pendidik maupun orang tua harus sadar m,embangun rutinitas supaya anak-anak keluar dari batas sekolah dan rumah, agar belajar mengenai lingkungan sekitarnya.
Langkah ini bisa membantu mengembangkan fisik, perkembangan otak, perkembangan sosial, dan manfaat emosional dan intelektual. (*)
Baca artikel lainnya:
