Megawati Inginkan Pancasila Bisa Diadopsi Dunia

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri menginginkan Pancasila memiliki peran yang lebih dan mampu dipromosikan sebagai ideologi negara yang dapat diadopsi oleh dunia.

Hal ini disampaikan Megawati saat berpidato di pembukaan HUT ke-49 PDI Perjuangan, Senin (10/1/2022) yang disiarkan secara online.

“Solidaritas bukan hal yang baru bagi masyarakat Indonesia. Dalam historisitas perjuangan Indonesia, masyarakat selalu memegang penting nilai-nilai Pancasila di setiap zaman,” katanya.

Dirinya mengajak semua memahami, bahwa dalam menempuh perjuangan yang panjang itu bangsa ini akan selalu mendapat tantangan berbeda, yang memiliki corak tersendiri di setiap zamannya.

Karena itu Megawati mengatakan untuk menjawab tantangan yang tidak bisa pudar ini sudah selayaknya menjadi tugas bersama bagi seluruh anak bangsa. Salah satunya dengan melakukan pembumian Pancasila sebagai jati diri bangsa.

“Kesempatan hadirnya Presidency G20 yang akan diselenggarakan di Indonesia harus digunakan. Pancasila diharapkan mempunyai peran yang lebih yang mampu dipromosikan sebagai ideologi negara yang dapat diadopsi oleh dunia,” lanjutnya

Dengan jalan Pancasila, Megawati melihat ada berbagai pekerjaan rumah yang harus dijalani sebagai tuan rumah Presidency G20. Pertama, pemimpin dunia akan menggelorakan kembali apa yang digagas Bung Karno sebagai konsep ‘To Build A World A New’ yang merupakan sebuah gagasan dalam membangun dunia baru yang memiliki nilai kesetaraan dan keadilan.

Kedua, mempercepat kesejahteraan dan keadilan sosial (mendahulukan yang lebih penting) atau dikenal dengan istilah Ambek Paramaarta. Ketiga, pentingnya mendorong penguatan ekonomi nasional agar bangsa ini tidak tergantung pada impor.

“Membangun kesadaran masyarakat untuk merdeka terus digelorakan sampai sekarang. Tidak khayal Bung Karno menegaskan perjuangannya lebih mudah melawan penjajah karena tinggal mengusirnya, namun perjuangan saat ini dan masa depan dikatakannya lebih sulit karena menghadapi bangsa sendiri,” imbuh tegasnya.

Presiden Joko Widodo sependapat bahwa Pancasila harus terus dibumikan dan diaktualisasikan di seluruh penjuru tanah air.

“Kita harus sama-sama memperkokoh pendidikan Pancasila yang telah dibumikan oleh BPIP di seluruh penjuru tanah air. Menjaga toleransi antar anak bangsa dan meningkatkan persatuan serta gotong royong yang terus akan kita gelorakan, karena keberhasilan kita mengatasi pandemi kunci utamanya ada satu yaitu bergotong royong bersama,” katanya. (Set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *