Minggu Malam, Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,3 Kilometer

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Gunung Merapi kembali luncurkan awan panas guguran (APG) dengan maksimal jarak luncur hingga sejauh 1.300 meter mengarah ke barat daya pada Minggu (18/4).

Berdasarkan data yang dihimpun Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas guguran yang pertama terjadi pada pukul 18.02 WIB dengan amplitude maksimal 23 milimeter selama 114 detik.

Dalam laporan pengamatan sebelumnya, yakni pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, Minggu (18/4) terjadi 11 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.300 m ke arah barat daya.

Adapun BPPTKG juga menjelaskan bahwa potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 kilometer.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Dalam hal ini, masyarakat diharapkan agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan selalu mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Kegiatan penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan sementara.

Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Apabila terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.(rls)