Muhammadiyah Elit Politik Berperilaku Pancasila

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir berpesan agar Partai Keadilan Sejahtera dan semua elit politik menjadikan Pancasila sebagai sebagai political behaviour, menjadi pola perilaku politik.

Pesan ini disampaikan Haedar dalam rilis usai pertemuan PP Muhammadiyah dengan pengurus DPP PKS yang dipimpin Presiden PKS Ahmad Syaikhu di Kota Baru, Kota Yogyakarta, Selasa (8/6).

“Tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara selalu ada. Namun Indonesia, akan bisa menghadapi tantangan itu karena adanya modal politik, budaya, rohani, dan sosial. Untuk menjadi bangsa besar, butuh kekuatan yang bisa menjadi penyeimbang pemerintah” kata Haedar.

Dengan kehidupan kebangsaan yang masuk koridor demokrasi dan konstitusi. Tetapi di di sisi lainnya menghadapi masalah berdemokrasi dimana ada politik yang transaksional, politik yang cenderung oligarki, politik yang sampai batas tertentu oportunistik dan nir etika.

“Semua pihak harus berdiri tegak di atas konstitusi. Inilah pentingnya Pancasila sebagai rujukan bangsa kita termasuk di dalam politik. Jangan sampai Pancasila berhenti pada lisan, tulisan, dan retorika,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu menyambut baik keinginan PP Muhammadiyah yang ingin terlibat dalam pembahasan berbagai rancangan undang-undang yang dibahas di parlemen. Terutama lebih awal mendapatkan draft, rancangan maupun naskah akademik.

“Keberadaan 170 perguruan tinggi di Muhammadiyah bisa melakukan kajian mendalam serta mengkritisi berbagai masalah dalam naskah akademik maupun hal-hal yang memerlukan kajian yang lebih detail,” katanya.

Ahmad menilai dengan keberadaan 170 perguruan tinggi bernaung di PP Muhammadiyah, keinginan disambut positif oleh PKS.
Sebagai organisasi dalam bidan pendidikan dan sosial yang sudah eksis lebih dari 100 tahun, sinergi dan kolaborasi antara Muhammadiyah dan PKS akan mampu menghadapi permasalahan bangsa.

Kunjungan ke PP Muhammadiyah ini merupakan rangkaian program ‘Silaturahim Kebangsaan’ yang sudah digelar sejak Ramadhan tahun ini.

Sebelum bertemu Haedar Nashir, Presiden PKS Ahmad Syaikhu bersilaturahmi dengan Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X pada Senin (7/6). Selain bersilaturahmi, kunjungan memperkenalkan kepengurusan DPP periode 2020-2025.(set)