Pelaku Penusukan Seturan Diamankan Polda Yogyakarta

by

Sleman, Koran Jogja – Satu pelaku penusukan dua orang di Seturan, Babarsari, Depok, Sleman diamankan tim gabungan Ditreskrimum Polda dan unit Jatanras Polres Sleman, Senin (9/5). Pelaku diamankan di Babarsari dan langsung dilakukan pemeriksaan di Polda DIY.

Direskrimum Polda DIY Kombes Ade Ary Syam Budi dalam jumpa pers Selasa (10/5) menyatakan pelaku diamankan Senin sore pukul 15.00 WIB.

“Pelaku berinisial YF (25) asal Maluku. Dia kami tangkap berdasarkan keterangan empat saksi rekan korban dan rekaman CCTV yang kita dapatkan dari olah tempat kejadian perkara Minggu pagi,:” jelasnya.

Dalam kronologis yang didapatkan, kejadian ini bermula dari kelompok korban yang terdiri dari enam orang dengan tiga sepeda motor dan kelompok pelaku yang terdiri dari dua sampai lima dengan dua kendaraan bermotor pada Minggu dini hari di perempatan Seturan.

“Saat itu kelompok korban melaju dari barat menuju ke timur, sedangkan kelompok pelaku dari selatan menuju utara. Karena tidak mau saling mengalah terjadi salah paham dan cekcok berkepanjangan,” jelasnya.

Meski sudah ada di sisi utara, kelompok pelaku masih menantang kelompok korban sehingga terjadi kejar-mengejar antara keduanya.

Dari kejadian ini, korban TIP (28) warga Kabupaten Bangka, Bangka Belitung, dan DS (22), warga Pematang Siantar, Sumatera Utara tewas setelah mendapatkan luka tusuk.

TIP mengalami tiga luka tusukan di punggung dan dada, sedangkan DS mengalami empat luka tusuk. Keduanya meninggal saat dalam perjalanan ke RS dan mendapatkan perawatan.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto menegaskan kasus penusukan sama sekali tidak terkait dengan hal-hal yang bersifat kesukuan.

Rombongan pelaku dan korban tidak saling kenal dan bertemu spontanitas karena permasalahan tidak mau saling mengalah memberi jalan.

“Pahami bahwa peristiwa tidak ada unsur kesukuan. Kami akan menindak siapapun yang melakukan tindak pidana dan memberikan jaminan hukum kepada para korban siapapun orangnya tanpa membedakan,” lanjutnya.

Yuliyanto menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap YS (25) masih belum selesai Penyidik terus mensinkronisasikan keterangan keterangan pelaku dengan keterangan saksi serta rekaman CCTV.

“Tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka bertambah, kami akan sampaikan secepatnya. .Kami tidak main-main dalam mengungkap kasus ini,” jelasnya. (Set)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *