PGN Serahkan Bantuan 50 Tabung Oksigen Medis Ke RS UGM

by

Sleman, Koran Jogja – Lewat program ‘Pertamina Peduli, Subholding Gas Grup Perusahaan Gas Negara (PGN), bagian dari Holding Migas PT Pertamina (Persero) menyerahkan bantuan oksigen sebanyak 50 tabung berukuran 6 M³ ke Rumah Sakit UGM Yogyakarta, Kamis sore (22/07).

Dalam keterangan pers yang diterima Koran-Jogja.com pada Jumat (23/7), Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama berharap bantuan oksigen kerjasama Subholding Gas Grup dan Iluni FTUI ke RS UGM, dapat membantu memaksimalkan pasokan oksigen dalam penanganan Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Bantuan oksigen diserahkan guna memenuhi tingginya kebutuhan oksigen medis di tengah lonjakan kasus. Sebagai rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di DIY, pihak RS UGM dapat mengisi ulang tabung-tabung tersebut,” jelasnya.

Rachmat mengatakan sejak 27 Juni lalu, Subholding Gas telah menyerahkan bantuan oksigen medis secara bertahap. Pelaksanaan dukungan bantuan oksigen dilakukan sebagai langkah percepatan penanganan pandemi.

Subholding Gas telah membentuk Tim Tanggap Darurat Bantuan Oksigen yang terdiri dari Anak Perusahaan yaitu PT Pertamina Gas, PT Pertamina Gas Niaga, dan PT Gagas Energi Indonesia yang berperan aktif membantu penyediaan oksigen ke berbagai rumah sakit di Jawa.

“Terkhusus RS yang ada di East Operation Region yang mencakup DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur,” ucapnya.

Pandemi yang sudah ditetapkan sebagai kedaruratan kesehatan nasional dan peningkatan kasus wilayah operasi PGN memandang sangat diperlukan berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan sarana-prasarana yang mendukung masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Melalui PT Pertagas Niaga, Subholding Gas melakukan konversi LNG Trucking sebanyak enam unit selama dua bulan untuk pengangkutan dan pendistribusian oksigen ke berbagai rumah sakit di Jawa.

Awal juli ini, Subholding Gas Grup menyerahkan 14,8 ton oksigen untuk beberapa rumah sakit di Jawa Tengah dan 15,1 ton Oksigen di DIY, dan empat tabung dengan masing-masing kapasitas 175 Liter untuk RSUD Kramat Jati Jakarta.

Tentang supply pasokan oksigen ke RS di Pulau Jawa, PGN bekerjasama dengan PT Etkom Inti Energy untuk menyediakan dan mendistribusikan oksigen hingga ke titik serah yang ditentukan perusahaan. Supply pasokan oksigen direncanakan dilakukan sebanyak 12 kali pengiriman dengan volume oksigen maksimal 18 Ton/ pengiriman.

“Upaya-upaya yang dilaksanakan Subholding Gas Grup di Operation East Region diharapkan berkontribusi positif bagi masyarakat dan tenaga kesehatan di Pulau Jawa. Bantuan oksigen medis juga sebagai semangat Energizing You dan gotong royong Holding Migas dalam menghadapi peningkatan kasus Covid-19,” ucap Rachmat.

Kepala Dinas Kesehatan, Pembajun Setyaningastuti, menyatakan di DIY tidak memiliki refilling oksigen berkapasitas besar dan tidak memiliki pabrik oksigen, namun permintaannya sedang sangat tinggi.(set)