PP 56/2021, Tantangan Nyata Bagi Bisnis Radio

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Di usianya yang ke-50, Radio Geronimo FM melihat penerapan pembayaran royalti yang diatur pemerintah mulai tahun ini menjadi tantangan dalam perkembangan industri radio.

Dalam sambutan hari ulang tahun Geronimo FM, Direktur Utama Rafika Duri menyatakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik memberatkan industri radio.

“Tapi mau tidak mau kami harus tetap mematuhinya,” katanya dalam rilis, Senin (31/5).

Yang lebih memberatkan, selain dari sisi pembayaran. Keluarnya PP ini di kala pandemi Covid-19 juga dirasakan semua pengelola radio. Saat ini semuanya masih menunggu kesepakatan berapa yang harus dibayarkan setiap tahunnya ke Lembaga Manajemen Kolektif Nasional.

Rafika tidak menampik perjalanan radio di tengah era komunikasi digital saat ini tidak semulus era sebelumnya, terlebih pandemi Covid-19 membuat bisnis juga berdampak secara langsung dan mengalami tekanan.

“Tapi kami tetap harus optimistis menghadapi perubahan dan beradaptasi sesuai dengan visi yang diusung,” jelasnya.

Bersamaan dengan peringatan ulang tahun usia emasnya yang jatuh pada 31 Mei, Geronimo Records secara khusus meluncurkan sebuah lagu berjudul VIVA Geronimo. Lirik lagu ini berisi optimisme melangkah maju dan bangkit untuk meraih mimpi tanpa keragu-raguan.

“Tahun ini kami mengusung untuk mengukuhkan tema VIVA Geronimo. Dimana keberadaan Radio Geronimo yang selalu ada untuk semua, berdiri bersama untuk melangkah ke depan, ke arah yang lebih baik, dan tetap solid,” jelasnya.

Hadir pada 1970 Geronimo FM menggagas kehidupan anak muda yang dinamis, santun dalam bertindak, mempunyai cita-cita tinggi dan berpandangan luas ke depan tanpa kehilangan latar budayanya.(set)