Rapid Tes, 20 Pengunjung Indogrosir Reaktif Corona

by 3 weeks ago

Sleman – Sebanyak 461 orang dari 500 pengunjung Indogrosir, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman yang mengikuti rapid tes massal di GOR Pangukan Sleman pada Selasa (11/5). Dari jumlah tersebut diketahui ada 20 orang reaktif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo mengatakan pada hari pertama rapid tes terhadap pengunjung Indogrosir ini hanya diikuti oleh 461 orang. “Dari kuota sebanyak 500 orang, hanya 461 yang datang. Mereka yang tidak hadir, tak ada keterangan,” katanya kepada wartawan pada Rabu (12/5).

Dari hasil tes tersebut, diketahui ada 20 orang yang reaktif dan sisanya negatif. Mereka yang reaktif segera akan dijemput oleh petugas Puskesmas dari tempat tinggal untuk selanjutnya diantar ke pusat karantina kesehatan atau asrama haji di ring road utara Sleman.

“Mereka yang reaktif diisolasi di asrama haji di bawah pengawasan dinas kesehatan. Untuk rapid tes hari pertama secara umum berjalan lancar. Masih ada dua hari ke depan dilakukan rapid tes massal,” katanya.

Rapid tes massal kepada pengunjung Indogrosir Sleman ini dilakukan selama tiga hari berturut-turut mulai Selasa (12/5) hingga Kamis (14/5). Total mereka yang mendaftar secara online yakni 1.750 orang. Dari jumlah itu yang tidak lolos seleksi ada 328 orang.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Makwan mengatakan asrama haji selama ini digunakan untuk karantina para pemudik.

“Hari ini ada dua orang yang sudah dijemput oleh keluarganya dan tinggal satu orang saja. Mereka telah selesai karantina dan hasil rapid tes negatif,” katanya.

Makwan mengatakan di asrama haji itu bisa menampung sebanyak 158 orang. Terdiri dari Gedung Makkah menampung 96 orang, Madinah bisa 10 orang dan Musdalifah 52 orang. “Total bisa menampung 158 orang,” ucapnya.(rid/eks)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *