Sabtu, 20 April 2024
Koran Jogja

Ratusan Kader PDIP Gunungkidul Tanam Ribuan Pohon dalam HUT PDI Perjuangan ke-51

Ratusan Kader PDIP Gunungkidul Tanam Ribuan Pohon dalam HUT PDI Perjuangan ke-51. (Ist)
Ratusan Kader PDIP Gunungkidul Tanam Ribuan Pohon dalam HUT PDI Perjuangan ke-51. (Ist)

Koran Jogja – Ratusan kader PDIP Gunungkidul melakukan aksi tanam seribu pohon di Telaga Bendo Gede, Kelurahan Sumbergiri, Ponjong pada Minggu 14 Januari 2024.

Kegiatan tanam seribu pohon yang digelar oleh DPC PDIP Gunungkidul tersebut merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT PDI Perjuangan ke-51.

Sejumlah jenis pohon yang ditanam di Kelurahan Bedoyo Ponjong itu di antaranya tanaman buah, bunga, serta untuk pakan ternak.

Ketua DPC PDIP Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan. kegiatan penanaman pohon ini merupakan agenda rutin tahunan setiap memperingati HHUT PDI Perjuangan.

“Ini merupakan instruksi Ibu Megawati untuk secara serentak melakukan penanaman pohon sebagai wujud pemeliharaan ekosistem yang ada. Total yang kita tanam ada seribu bibit pohon,” ujarnya.

Endah yang juga merupakan nahkoda PDI Perjuangan Gunungkidul ini mengungkapkan kegiatan ini bertajuk Merawat Bumi Pertiwi.

Pohon yang dijadikan simbolis dalam aksi penanaman pohon ini yaitu jenis Kepel.

“Ada tiga Kepel yang ditanam, jumlahnya sesuai nomor urut partai. Pohon ini simbol spirit mengepalkan tangan sebagai bentuk perlawanan atas ketidakadilan,” ujarnya.

Endah mengatakan, Ketua Umum DPP PDIP juga memberikan instruksi kepada DPC PDIP Gunungkidul supaya memasyarakatkan penanaman tanaman pengganti beras di pekarangan masing-masing.

“Kami juga lakukan penanaman sayuran dan membuat apotik hidup,” tutur Endah.

Disinggung mengenai upaya pemenangan Pilpres, Endah menyebut, jajaran anggota partai dan kader di lingkup RT dan dusun telah dikoordinir untuk bergerak dari rumah ke rumah.

“Seluruh kader dan caleg sudah bergerak dan turjun langsung ditengah-tengah masyarakat. Kader datang ke rumah- rumah untuk menyampaikan visi misi Capres-Cawapres yang kami usung,” pungkasnya. (*)