Tindak Asusila ke Gadis di Bawah Umur, Mahasiswa dan Pria Beristri Ditangkap

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Yogyakarta mengamankan dua orang pria yang diduga melakukan persetubuhan dengan gadis dibawah umur. Pelaku adalah mahasiswa dan bapak rumah tangga.

Dalam jumpa pers yang digelar di halaman dalam Polres Yogyakarta, Kani PPA Ipda Apri Sawitri mengatakan tersangka yang diamankan berinisial JN (21) dengan korban MN (12) yang tinggal di Kecamatan Tegalrejo.

“Kemudian pelaku kedua yang diamankan yaitu BS (32) yang melakukan pencabulan terhadap NG (14). BS ini sudah beristri dan menjalin hubungan dengan korban sudah delapan bulan,” jelas Apri, Jumat (8/4).

Pada kasus pertama, Apri menjelaskan tindakan asusila JN dilakukan di rumahnya pada 16 Februari lalu. Saat modus yang digunakan adalah menjemput korban dari bimbingan belajar dan diajak ke rumahnya.

“Menurut korban, pelaku merayu dan berkata-kata manis untuk mau diajak berhubungan suami istri. Pengakuan ini didapatkan dari korban usai dijemput gurunya di rumah pelaku,” jelas Apri.

Dalam pemeriksaan, JA mengaku baru sekali melakukan hubungan dengan korban dan itupun yang mengajak korban. Sebagai bukti, polisi menyita pakaian luar dan pakaian dalam korban, serta pakaian luar dan pakaian dalam pelaku.

“Saya yang dipaksa dipaksa korban untuk berhubungan intim. Saya menyesal telah kenal dengan korban dan kami tidak pernah melakukan hubungan suami istri. Saya juga punya pacar. Saya waktu itu juga hanya diam dan korban yang gerak,” ungkap JA saat dihadirkan dalam jumpa pers.

Sedangkan di kasus kedua, BS (32) dilaporkan sendiri oleh istrinya karena ketahuan di handphonenya memiliki wanita lain. Korban sendiri adalah NG (14) yang sudah menjalin hubungan selama delapan bulan.

“Peristiwanya sendiri pada 20 Oktober tahun lalu. Saat itu korban dijemput dari rumah temannya untuk diajak jalan ke Malioboro. Saat mau pulang pelaku membelokkan motornya ke penginapan di Kecamatan Umbulharjo,” jelas Apri.

Dengan alasan berteduh karena hujan, di dalam kamar korban disetubuhi setelah sebelumnya dijanjikan bakal dinikahi karena cinta.

Dari pemeriksaan, pelaku dua kali menyetubuhi korban, yang terakhir saat laporan dari istrinya sedang diproses penyidik.

Kedua tersangka terancam pasal Pasal 81 ayat (2) dan (3) UU RI No 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara. (Set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *