“Tidak hanya dilakukan pembelajaran di dalam ruangan atau materi saja. Kita juga melaksanakan kunjungan lapangan. Sehingga ilmu yang didapat tidak hanya tentang teori,” kata dia.
Untuk praktek di lapangan, para peserta diajak untuk kunjungan lapangan ke Desa Wisata Jatimulyo, Kulon Progo, pada hari ketiga.
Baca juga: Kurangi Emisi Karbon, PT Telkom Tanam Ribuan Pohon di Gunungkidul
Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Pariwisata Sofyan Dwi Aryanto, S.IP menambahkan peserta pelatihan diharapkan mengetahui dan memahami pentingnya tata kelola, pengelolaan bisnis, dan pemasaran destinasi pariwisata.
“Memahami faktor-faktor penting dalam pengembangan dan penyelenggaraan tata kelola, pengelolaan bisnis, dan pemasaran destinasi pariwisata, peserta dapat melakukan evaluasi terhadap upaya tata kelola, pengelolaan bisnis, dan pemasaran destinasi pariwisata yang dilakukannya,” kata Sofyan. (Wno)
Halaman: 1 2
