Tunggu Aturan Kemenkeu, Danais Untuk Covid Ditunda

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Meski sudah diputuskan dalam peraturan menteri keuangan (PMK) S-121/PK/2021 yang keluar pada 10 Juli lalu. Namun Pemda DIY masih belum menentukan skema apa yang akan dilakukan dengan Dana Keistimewaan (Danais) untuk penanganan pandemi.

Sesuai PMK tersebut, anggaran Danais 2021 bisa digunakan atau dimanfaatkan dalam rangka mendukung penanganan Covid-19. Surat yang ditandatangani Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Astera Primanto Bhakti, tersebut pada awalnya tersebar melalui group wartawan.

“Yang kami herankan, kenapa pihak Kemenkeu menyebarkan ke media sosial. Tidak langsung ke kami, Pemda DIY. Kami tahu pertama pertama kali dari medsos. Akhirnya kami melakukan klarifikasi pada hari libur itu,” kata Kepala Paniradya Pati Kaistimewaan DIY, Aris Eko Nugroho di DPRD DIY, Senin (19/7).

Hari ini Aris bersama dengan Komisi A menggelar rapat kerja yang fokus pembahasannya pada rencana dan skema penggunaan Danais dalam rangka membantu penanganan pandemi Covid-19.

Dalam rapat itu Aris berterus terang sepekan setelah terbitnya PMK itu pihaknya belum menentukan bagaimana skema penggunaan Danais. Pasalnya pihaknya menunggu aturan perubahaan yang menjadi dasar penggunaan anggaran.

“Di poin ketiga PMK disebut ‘Dasar hukum penggunaan Dana Keistimewaan untuk pencegahan dan/atau penanganan pandemi Covid-19 akan dilakukan melalui perubahan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK 07/2021’,” katanya

Atas dasar ini Aris menyatakan pihaknya tidak mungkin melakukan proses perubahaan sebelum PMK yang dimaksud poin ketiga jadi. Pihaknya bukan tak percaya bahwa ini kondisi riil dan kami tak bertindak, tapi aturan itu dibutuhkan sebagai dasar penyiapan perubahan.

Salah satu yang disoroti, menurut Aris apakah nanti di perubahaan PMK itu pihaknya diperbolehkan melakukan perubahan baru melapor ke Jakarta atau seperti biasa usulkan ke Jakarta baru dikoreksi.

“Ini yang belum ada jawaban, kami coba dapatkan draftnya dulu dan jawabannya masih di meja ibu menteri nanti kalau sudah selesai,” katanya.

Sekretaris Komisi A DPRD DIY, Retno Sudiyanti dalam pernyataan meminta Pemda DIY segera memaksimalkan penggunaan Danais untuk penanganan Covid-19 karena masyarakat sudah menanti.

“Masyarakat menanti bagaimana implementasi dan skemanya nanti. Padahal surat dari Kemenkeu sudah jelas memperbolehkan Danais digunakan,” katanya.

Jika Danasi digunakan membantu masyarakat terdampak Covid-19, Ia berharap . jangan sampai keresahan dan ketimpangan di masyarakat karena muncul pilih kasih di lapangan.(set)