Wabup Joko, Berkeinginan Jadikan SSA Sentra Olahraga

by

Bantul, Koran Jogja – Prihatin dengan kondisi Stadion Sultan Agung (SSA), Wakil Bupati Joko B Purnomo bermimpi ingin menjadikan kawasan ini sebagai sentra olahraga berkelas internasional.

“Sesuai visi misi Pemkab Bantul, kami mempunyai angan-angan, ide-ide tentang SSA ini kita upayakan untuk bisa dikembangkan sebagai sebuah kawasan pusat sentra olahraga,” kata Joko, Selasa (10/5) sore.

Hadir di SSA, Joko mendapatkan undangan perayaaan hari jadi klub sepatu roda (line skating) Nine Speed yang keenam.

Joko melihat SSA kedepan tidak hanya difokuskan fungsinya pada satu pertandingan olahraga, semisal sepakbola. Namun di kawasan ini diharapkan menjadi rumah dan tempat berlatih bagi seluruh cabang olahraga.

“Mimpi kami, di sini nantinya bisa dibangun seperti wisma atlet, pusat kuliner atlet dan toko alat-alat olahraga. Jadi ketika olahragawan datang ke sini, SSA menjadi tempat paling representatif bagi mereka untuk memunculkan bakat-bakat terbaik,” lanjutnya.

Sebagai upaya mewujudkan mimpi itu, Joko berjanji selama masih diberi kesempatan memimpin Bantul dengan Bupati Abdul Halim Muslih, pihaknya akan banyak melakukan lobi ke pemerintah pusat.

Tidak hanya itu, lewat anggota DPR RI dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Joko berjanji untuk melakukan lobi-lobi terkait dengan pembiayaan termasuk juga dari Gubernur Sultan Hamengku Buwono X.

“Eman-eman kawasan luas ini dibangun namun tidak diberdayakan maksimal. Saya melihat hal yang paling mendesak adalah perbaikan pagar dan penerangan. Keberadaan penerangan yang memadai bakal memudahkan rekan-rekan atlet berlatih malam hari,” katanya.

Terkait dengan Nine Speed, Joko mengucapkan terima kasih dan sepenuhnya memberi apresiasi karena telah mampu melahirkan atlet-atlet yang mengharumkan nama Bantul dengan berbagai raihan medali pada ajang-ajang bergengsi.

“Sore hari ini, saya mewakili Bupati Halim, memastikan kami akan terus mendorong, mendukung, dan memberikan motivasi agar Nine Speed tetap semangat membangun Bantul dalam bidang olahraga,” katanya.

Pemilik Nine Speed, Fatoni mengatakan klub ini berdiri karena banyak anak-anak di Yogyakarta yang berkeinginan menjadi atlet line skating namun tidak terkendala minimnya sarana pelatihan.

“Awalnya kami berlokasi di Kota Yogyakarta, namun melihat besarnya peminat kami mendirikan di Bantul. Kami berharap Pemkab Bantul memberikan dukungan dengan memperhatikan kondisi lapangan tempat latihan kami,” katanya. (Set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *