Sabtu, 11 April 2026
Koran Jogja

Bahaya Menatap Layar Digital Terlalu Lama, Gunakan Kacamata

Bahaya Menatap Layar Digital Terlalu Lama, Gunakan Kacamata. (Ilustrasi/pixabay)
Bahaya Menatap Layar Digital Terlalu Lama, Gunakan Kacamata. (Ilustrasi/pixabay)

Koran Jogja – Banyak risiko terhadap mata, yang muncul akibat terlalu lama menatap layar di tempat kerja. Salah satunya, ketidaknyamanan dan kemerahan.

Kondisi saat ini, perangkat digital adalah bagian yang tak terpisahkan dari tempat kerja. Seseorang bisa berjam-jam memakainya, mengetik, duduk di satu tempat, hingga postur tubuh yang buruk.

Namun hal yang paling menonjol adalah menatap layar dalam waktu yang terlalu lama. Kondisi ini menimbulkan banyak konsekuensi kesehatan.

Sebelum penyakit muncul, semua akan dimulai pada sesuatu yang sederhana. Semisal kelelahan digital yang diabaikan karyawan dan mereka terus kerja.

Sikap yang acuh tersebut, tentu akan merugikan Anda ke depannya. Kepala strategi dan petugas klinis grup di ASG Eye Hospital Dr. Himanshu Shekhar menjelaskan risikonya.

Shekhar mengatakan penggunaan layar yang berkepanjangan, menurunkan frekuensi kedipan dari 15 sampai 20 kali per menit yang sehat, menjadi hanya lima kali.

“Kurang berkedip, artinya kurang pelumasan, dan lebih banyak kekeringan. Akumuylasi kerusakan akan lambat dan stabiil,” katanya disadur dari Hindustan times.

Ia menjelaskan pencahayaan tempat kerja yang buruk dan partikel udara semisal debu, bisa menyebabkan masalah penglihatan yang serius.

Ada sejumlah tanda-tanda yang perlu diperhatikan, ketika mata mengalami masalah akibat terlalu lama penggunaan perangkat digital.

Tanda-tanda tersebut, yakni kemerahan yang terus-menerus atau sensasi terbakar, terutama pada pertengahan sore.

Kemudian, kekeringan atau perasaaan yang tidak nyaman, semisal ada sesuatu yang tersangkut di mata.

Selanjutnya, penglihatan kabur atau ganda setelah menatap layar digital yang terlalu lama dan sakit kepala yang bermula dari belakang mata.

Gejala lainnya yakni peningkatan sensitivitas terhadap cahaya atau silau layar dan kesulitan mengalihkan fokus antara objek dekat dan jauh.

Cara Melindungi Mata

Dokter mengatakan ada beberapa perubahan kebiasaan praktis yang bisa membantu mengurangi masalah mata akibat terlalu lama menatap layar digital.

Kiat pertama adalah aturan 20-20-20, yang disebutkan oleh Dr. Shekhar. Meskipun sederhana, ini adalah sesuatu yang hampir tidak diikuti oleh siapa pun.

Dia juga mencantumkan beberapa langkah lain yang dapat Anda terapkan di tempat kerja:

  • Ikuti aturan 20-20-20.

Setiap 20 menit, alihkan pandangan Anda ke sesuatu yang berjarak 20 kaki selama 20 detik. Melepaskan ketegangan otot yang menumpuk akibat fokus dekat yang berkelanjutan.

  • Berkediplah secara sadar saat menggunakan layar

Pasang pengingat di monitor Anda jika perlu.

  • Perbaiki pengaturan tempat kerja

Layar berada sejauh lengan, diposisikan sedikit di bawah ketinggian mata. Kurangi silau dari jendela dan lampu di atas kepala.

Bagi yang bekerja di lingkungan berisiko tinggi seperti laboratorium, pabrik, atau pengaturan klinis, Dr. Shekhar mengingatkan kacamata pelindung harus selalu dikenakan.

Kemudian mengonsumsi asam lemak Omega-3, Vitamin A, C, dan E karena secara langsung mendukung kesehatan retina dan kornea.

Seseorang harus melakukan pemeriksaan mata yang tepat setiap tahun, karena beberapa penyakit dapat berkembang tanpa gejala. (*)

Baca juga:

Leave a Reply