Berhasil Diamankan, Binturung Akan Direhabilitasi di Hutan Gunungkidul

by

Sleman, Koran Jogja – Dua warga di lokasi berbeda diamankan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta karena menjual hewan dilindungi via dunia maya.

Mereka yang diamankan adalah JR (31) warga Gunungkidul kedapatan menjual Binturung dan MRAE (21), dari Kota Yogyakarta yang menawarkan Elang Brontok. Keduanya.

“Penangkapan mereka berawal dari kegiatan patroli siber. Kami terus menindaklanjuti dengan menyamar sebagai pembeli dan melakukan cash on delivery (COD),” kata Wadir Reskrimsus, Polda DIY AKBP FX. Endriadi, Rabu (14/4).

JR diamankan di Purwosari, Gunungkidul dan berniat menjual Binturung seharga Rp5.5 juta. pada 31 Maret. Sementara, MRAE menawarkan Elang Brontok seharga Rp 800 ribu. Yang bersangkutan diamankan di Kota Yogyakarta, pada 18 Februari.

Dari koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Endriadi mengatakan kedua hewan tersebut termasuk kategori hewan yang dilindungi. Ini sesuai pasal 40 ayat (2) juncto pasal 21 ayat (2) huruf a UU RI nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi Sumberdaya Alam hayati dan Ekosistemnya.

Binturong dan Elang Brontok dari hasil penjualan liar itu, kemudian diserahkan ke BKSDA Yogyakarta. Rencananya, hewan tersebut akan segera direhabilitasi di tempat khusus yang ada di stasiun flora fauna taman hutan raya Bunder, Gunungkidul.

“Kami (mulai) rehabilitasi dari kandang kecil, sedang hingga besar,” ujar dokter hewan BKSDA, Yuni Tika Sari.(set)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *