BPBD Bantul Minta Partisipasi Warga Waspadai Ancaman

by
bencana Bantul

Bantul, Koran Jogja – Kepala Badan Penangganan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Dwi Daryanto, meminta partisipasi warga selama pandemi Covid-19 dalam menanggulangi ancaman bencana yang diprediksi hingga Februari.

Sebagai kawasan muara enam sungai besar dan perbukitan yang rawan longsor, Dwi melihat partisipasi warga selama pandemi ini diperkirakan lebih besar karena lebih banyak berada di rumah.

“Partisipasi yang kita harapkan sebenarnya bertujuan menjaga bersama lingkungan tempat tinggal kita dengan meningkatkan kebersihan dan menjaga daerah yang rawan longsor, pohon tumbang maupun lainnya,” kata Dwi, Kamis (21/1).

Mengantisipasi bencana alam, BPBD menurut Dwi terus berupaya meminimalisir ancaman bencana di musim penghujan. Salah satunya adalah menyiapkan 20 pos pantau di 20 desa yang dianggap paling rawan memiliki potensi bencana.

“Kami juga meminta pos pantau yang terdiri dari personel Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) mengidentifikasi wilayah lokal desa yang berpotensi terjadi suatu bencana. Pos pantau kami minta segera melapor kondisi terbaru jika terjadi bencana,” jelasnya.

Bantul sendiri memiliki enam kecamatan yang memiliki kawasan yang rawan longsor dan pohon tumbang yaitu Piyungan, Dlingo, Imogiri, Pleret, Pundong dan Pajangan. Kemudian tiga kecamatan di selatan yaitu Kretek, Sanden, dan Srandakan adalah wilayah rawan banjir.

Sebelumnya, Selasa (19/1), longsor terjadi menimpa dua rumah di RT 6, Dusun Nglingseng, Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo. Dua baru besar menerjang dari tebing dengan ketinggian 20 meter dan membuat penghuni mengungsi.

Anggota Komisi A DPRD Bantul Jumakir menyetujui apa yang diminta oleh BPBD terkait peningkatan partisipasi dalam penanganan ancaman bencana. Pasalnya tidak seluruh ancaman bencana mampu ditangani BPBD dengan keterbatasannya.

“Kemarin anggaran yang kita siapkan untuk BPBD kurang lebih sebesar Rp2 miliar. Tahun ini kita menunggu pengajuan kebutuhan dan besaran anggaran dari mereka untuk kita setujui,” katanya.(set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *