BPIP Minta Mapel Pancasila Tidak Diajarkan Sulit-sulit

by

Bantul, Koran Jogja – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) meminta penyampaian materi mata pelajaran Pancasila yang sudah diwajibkan pada tahun ajaran depan tidak disampaikan dengan cara-cara sulit.

Sekretaris Utama BPIP Karjono mengungkapkan sebagai pendukung kurikulum ‘Merdeka Belajar’ Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, mata pelajaran Pancasila tidak akan disampaikan dengan cara-cara sulit.

“Intruksi Presiden Joko Widodo, penyampaiannya harus mudah dan tidak terkesan mendokrinisasi. Lebih banyak menerapkan praktek,” katanya di Bantul, Minggu sore (17/4/2022).

Menjadi mata pelajaran wajib, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 4 tahun 2022, Pancasila akan disesuaikan dengan gaya hidup generasi millenial saat ini.

BPIP menyebut pendekatan pengajaran Pancasila dilakukan melalui musik, olahraga, film, kuliner dan berbagai hal-hal yang berkaitan dengan nilai-nilai kearifan lokal.

“Sehingga Pancasila akan sepenuhnya diterapkan pada sistem dengan tidak harus didokrin. Tidak harus omong Pancasila, tetapi kalau perbuatannya sudah Pancasila. Maka itu sudah Pancasila banget,” lanjut Karjono.

Nilai-nilai kearifan lokal, BPIP dipastikan menjadi bagian terpenting dalam pembelajaran Pancasila. Lewat ‘Mengali Mutiara Pancasila’ para pelajar diajak menyadari NKRI dibentuk dari keberagaman dan kebhinekaan yang kemudian menjadi kekuatan.

Karjono menerangkan BPIP telah menyediakan lima belas buku ajar Pancasila yang nantinya diterapkan mulai PAUD sampai perguruan tinggi. Direncanakan pelucuran pada awal Juni dan diterapkan awal Juli.

“Tidak usah sulit-sulit penerapannya, karena lebih banyak praktek (70 persen) dan sisanya teorinya. Pendidikan.Pancasila dipikirkan lebih mudah, lebih gampang, lebih menunjukan rasa kebenaran, keadilan yang dirasakan masyarakat. Itu Pancasila,” tutup Karjono.

Hari ini, BPIP memberikan memberikan santunan kepada Panti Asuhan Bintan Sa’adillah Al-Rasyid, Krapyak. (Set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *