Gulir ke Bawah untuk baca artikel
Cerita

Cerita Warga saat Puting Beliung Menerjang Imogiri Bantul

39
×

Cerita Warga saat Puting Beliung Menerjang Imogiri Bantul

Share this article
dok. pemkab bantul
dok. pemkab bantul

Bantul, Koran Jogja – Salah seorang warga di Padukuhann Srunggo bernama Yatimah mengungkapkan saat terjadinya puting beliung menerjang di Selopamioro, Imogiri, Bantul pada Selasa (6/12) lalu.

Yatimah mengatakan, angin puting beliung tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Dia saat itu mendengar suara gemuruh di atas rumahnya.

Yatimah mengungkapkan, awal dirinya mengira kalau suara gemuruh itu merupaka pesawat yang terbang rendah di atas rumahnya.

Dia lalu bersama anggota keluarganya yang lain berinisiatif keluar rumah untuk mencari tempat yang aman.

Saat itu juga, Yatimah mengungkapkan kalau dirinya melihat atap rumahnya beterbangan.

Pemkab Bantul mencatat, bencana puting beliung tersebut menyebabkan ratusan ruamh di Selopamioro rsah.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan, saat ini pemerintah bersama instansi terkait melakukan pendataan dan identifikasi mengenai keperluan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi.

Pendataan dilakukan terutama untuk tebing dan tanah yang longsor, serta kerusakan rumah warga.

Target untuk pemulihan dari dampak bencana ini yakni pada awal 2023 mendatang sudah mulai dilakukan pembangunan.

“Kami terus menginventarisir kerugian dari dampak bencana ini. Pemkab Bantul akan membatu warga yang rumahnya rusak,” katanya dikutip dari laman Pemkab Bantul.

Abdul Halim mengatakan, pihaknya juga sedang melakukan koordinasi mengenai bentuk bantuan yang akan diberikan kepada warga terdampak.

“Kami koordinasikan mengenai bantuan yang nantinya diberikan untuk pemulihan,” pungkasnya. (*)