Di Maret Ini, Polres Bantul Sita 5.484 Butir Pil Berbahaya

by

Bantul, Koran Jogja –Sat Narkoba Polres Bantul menyatakan di Maret ini pihaknya menangkap tiga pengguna penyalahgunaan obat-obatan dengan barang bukti total 5.484 butir. Dua tersangka lainnya adalah pengedar narkotika.

Meski kalah dari jumlah tersangka, namun jumlah barang bukti meningkat dua kali lipat dibanding Februari.

Dalam jumpa pers yang digelar Rabu (17/3) di Mapolres Bantul, Kasat Narkoba AKP Archey Nevada menyatakan ketiga tersangka yang diamankan karena penyalahgunaan obat daftar G adalah AF (21), KPF (21), CG (24).

“Dari tangan ketiganya kita menyita sebanyak 5.484 butir obat yang masuk daftar G. Dilihat barang buktinya memang ada peningkatan dibandingkan Februari lalu. Dimana 16 tersangka diamankan dengan barang bukti 1.500 butir,” katanya.

Sedangkan dari dua tersangka lainnya yaitu AS yang berasal dari Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat polisi mendapatkan berupa 21 butir riklona dan 8 butir alprazolam. AS ini diketahui sebagai pengedar dan ditangkap pada Sabtu (6/3) di Kecamatan Sewon. Sedangkan dari MF, warga Baturetno, Banguntapan polisi mendapatkan barang butik berupa tembakau gorilla seberat 130,21 gram.

“Untuk penjualannya semua melalui online dan dibungkus dengan plastik kecil seperti bungkus kopi atau teh,” terang Archey.

Para tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (1) dan atau Pasal 111 ayat (1) UU Narkotika dengan ancaman paling singkat 4 tahun penjara dan paling lama 12 tahun penjara dengan denda maksimal 8 milyar.

Sebelumnya, Badan Nasional Narkotika (BNN) DI Yogyakarta menangkap mahasiswa berinisial YES (22) di indekosnya karena menyimpan dan mengedarkan ganja. Selain itu, YES juga sengaja menebar biji ganja di pekarangan indekos untuk mendulang ganja.

Kepala BNNP DIY Brigjen Nanang Hadiyanto mengatakan, bahwa YES ditangkap pada tanggal 1 Maret di indekosnya daerah Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Sleman. Penangkapan itu menindaklanjuti informasi dari masyarakat terkait adanya peredaran ganja di daerah tersebut.

“Selain menangkap tersangka, kita juga sita barang bukti ganja seberat 105 gram. Tersangka mendapatkan ganja dari luar Jawa secara online. Dia sudah tiga kali melakukannya,” katanya.(set)