Dinilai Tak Optimal, Bantul Klaim Vaksinasi Capai 71 Persen

by

Bantul, Koran Jogja – Kasie Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Bantul Abednego Dani Nugroho menyatakan capaian vaksin sudah mencapai lebih dari 60 persen.

“Bahkan capaian vaksinasi dosis pertama dengan sasaran 824.379 sudah menyasar 591.714 warga atau berkisar 71,78 persen,” kata Abed, Kamis (7/10).

Paparan capaian ini untuk menjawab kritik Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X yang menyoroti capaian vaksin di Bumi Projotamansari dan Gunungkidul.

Sultan berkata bahwa capaian vaksinasi di Bantul dan Gunungkidul yang masih 60% karena hanya dilakukan saat jam kerja.

Abed melanjutkan, untuk dosis kedua, per 6 Oktober ini, sudah mencapai 328.586 orang atau 39,86 persen dari sasaran sebanyak 824.379. Sementara pemberian vaksin dosis ke tiga sudah diberikan ke 5.344 atau sebesar 64,41 persen dari jumlah sasaran 8.297.

“Kami mengebut vaksinasi, bahkan tidak hanya di saat jam kerja. Vaksinasi kami gelar pada sore hari dan akhir pekan,” katanya.

Meski sempat mengalami kendala dalm hal vaksinasi dari sore hingga malam hari. Abed mengatakan, kedepan kegiatan yang sama akan kembali digelar untuk menggenjot capaian vaksinasi.

Belum optimalnya capaian vaksin ini menurut berdampak pada status pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) DIY masih di level tiga.

“Sebetulnya itu tergantung cara mengkonsolidasikan potensi saja. Kan ada TNI, Polri, dan puskesmas bisa dikonsolidasikan. Jadi setiap hari mestinya bisa,” katanya.(set)