Ditargetkan Pekan Depan PTM, Dinkes Bantul Kebut Vaksinasi

by

Bantul, Koran Jogja – Dinas Kesehatan memastikan bakal mengebut vaksinasi yang dengan sasaran pelajar atau usia di atas 12 tahun ke atas. Program ini digalakkan untuk mengejar rencana pembelajaran tatap muka (PTM) yang ditargetkan mulai pekan depan.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharja mengatakan target 100 persen siswa SD, SMP, SMA dan SMK dicanangkan selesai pada 25 September

“Guna mengejar target itu kami mulai melaksanakan vaksinasi door to door,” jelas Agus pada Jumat (24/9) siang.

Dinkes Bantul menyatakan capaian vaksinasi sesuai data Komite Penanganan COVID-19 (KPC-PEN) dan Aplikasi PCARE milik Kementerian Kesehatan mencapai 62,77 persen atau 481.482 sasaran untuk dosis pertama. Sedangkan untuk suntikan dosis kedua mencapai 32,22 persen atau 247.120.

Agus mengatakan vaksinasi dengan target sasaran pelajar ini dikebut karena Pemkab Bantul berencana menggelar PTM mulai pekan depan.

“Nantinya pelaksanaan PTM akan dilakukan evaluasi kesiapan dari sekolah-sekolah terutama sarana dan prasarana protokol kesehatan dengan harapan tidak ada klaster sekolah,” lanjutnya.

Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo memaparkan sesuai dengan arahan Gubernur DIY, syarat daerah menggelar uji coba PTM diwajibkan 80 persen seluruh siswa sudah tervaksin.

“Saya meminta Dinas Kesehatan bekerjasama dengan TNI-Polri melakukan serbuan vaksin dengan sasaran siswa SD, SMP, SMA dan SMK sederajat. Jika semua siswa sudah tervaksin akan lebih aman saat PTM digelar,”katanya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mempersilakan SD dan SMP di wilayahnya untuk memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas, per Senin (20/9/21). Akan tetapi, khusus tingkat sekolah dasar, hanya siswa kelas VI yang diizinkan mengikuti PTM.

Sementara, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi memastikan di minggu ini beberapa sudah mulai menyelenggarakan PTM secara terbatas. Pihaknya pun menyerahkan kepada pihak sekolah soal waktu pelaksanaannya, tergantung kesiapan dan persetujuan dari orang tua, atau wali murid.

“Jadi, PTM sudah kita buka, dan sekolah kita minta untuk melakukan pendataan ulang ya, terhadap siswa yang belum divaksin. Jadi, mereka yang belum tervaksin itu, akan kita vaksin tersendiri,” jelasnya.

Sejauh ini menurutnya capaian vaksin ke pelajar sudah menembus angka 82 persen, sedangkan sisanya yang 18 persen dikatakan masih berada di luar kota dan akan terus dikejar.

Pemkot Yogyakarta juga meminta pendataan siswa yang belum mendapatkan vaksin juga wajib dilakukan pihak sekolah.(Set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *