Gubernur DI Yogyakarta Berharap PAN Dapat Menjadi Partai Modern Terdepan

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebut keragaman bukanlah sebuah permasalahan. Namun menjadi penyangga masyarakat untuk bersatu membangun eratnya jalinan persaudaraan umat beragama, yang diikat oleh semangat kebangsaan dan rasa kemanusiaan.

Hal itu diungkapkannya saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) V Partai Amanat Nasional (PAN), di Grand Inna Hotel, Malioboro, Rabu (30/12) pagi.

Agenda tersebut dihadiri oleh Wasekjen PAN Ahmad Johan, Ketua DPP PAN Sigit Purnomo Said, Ketua POK DPP PAN DIY Mumtaz Rais, Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, Bupati Kulon Progo Sutedjo, Bupati Bantul Terpilih Abdul Halim Muslih, dan kader-kader PAN. Sementara, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengikuti agenda tersebut secara daring.

Sri Sultan mengatakan bahwa PAN harus dapat kembali merujuk ke khittah-nya yakni Akhlak Politik Berlandaskan Agama yang Membawa Rahmat bagi Sekalian Alam Semesta.

“Hal ini sejalan dengan filosofi Keistimewaan DIY “Hamêmayu-Hayuning Bawânâ”, yang membawa amanah harmoni hubungan antarmanusia dan antara manusia dengan alam, serta berpasrah diri, manêmbah ke haribaan Sang Khalik Yang Maha Pencipta,” katanya.

Sultan menegaskan bahwa PAN harus dapat membuka ruang bagi kaum muda sebagai konsekuensi era digitalisasi untuk wahana rekrutmen politik. “Mereka berpotensi menjauhkan masyarakat agar tidak gampang terkena virus hoaks dan tipudaya medsos lainnya,” ujar Sri Sultan.

Sri Sultan berharap, PAN dapat mewujudkan misinya sebagai partai modern terdepan dalam mewadahi partisipasi serta pengatur konflik dan sarana kontrol politik, baik secara internal partai, maupun eksternal, kontribusinya pada penyelenggaraan pemerintahan yang kuat, stabil dan efektif.

“Memang tak terelakkan, semuanya itu harus dimulai melalui komunikasi dan negosiasi politik yang bermartabat berbasis data,” jelas Sri Sultan.

Seusai sambutan Gubernur DIY, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, secara daring, membuka agenda Muswil PAN tersebut. Seusai dibuka, kegiatan dilanjutkan dengan rapat pleno PAN dan musyawarah. Agenda utama musyawarah ini adalah menentukan kepemimpinan DPW PAN DIY periode 2020-2025. Musyawarah juga akan merumuskan program-program kerja yang baru untuk waktu yang akan datang, termasuk melakukan penyesuaian terkait adanya pandemi COVID-19.

Ketua DPP PAN Bidang Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan (POK), Mumtaz Rais mengatakan, ke depan PAN DIY akan menjalin kerja sama dengan Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X secara berkesinambungan.

“Jadi yang tadinya kami oposisi kepada Keraton, hari ini kami bekerja sama insyaallah berkesinambungan dengan Sultan Hemengku Buwono X untuk masa-masa mendatang,” katanya.

Plt Ketua DPW PAN DIY, Ahmad Yohan mengatakan, dalam Muswil ke-5 ini akan diputuskan beberapa hal penting. Yakni regenerasi kepemimpinan, penyusunan arah kebijakann dan menyusun program-program populis untuk memperjuangkan apa yang menjadi kewajiban partai politik kepada konstituen dan masyarakat.

“Setelah Muswil ini kami akan konsolidasi internal sampai Februari nanti. Kemudian kembali berjuang seluruh masyarakat,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *