Koran Jogja – Anda baru terjun ke dunia investasi dan kesulitan memahami berbagai istilajh pasar saham? Berikut ini penjelasan rincinya.
Portofolio Saham
Portofolio saham merupakan investasi seseorang atau suatu institusi. Bentuknya berupa saham, obligasi, reksa dana, atau aset keuangan lainnya.
Portofolio investasi mungkin tidak hanya tersimpan dalam satu rekening. Seseorang penting untuk membangunnya.
Pembangunan portofolio investasi, membantu Anda mendiversifikasi aset serta menyebar risiko Anda di berbagai saham, obligasi, dan jenis investasi lain yang ingin dilakukan.
Pasar Bearish dan Pasar Bullish
Pada waktu harga diperkirakan akan menurun, kondisi pasar disebutg juga pasar bearish.
Kondisi ini, artinya indeks utama atau saham turun 20 persen atau lebih dibandingkan dengan harga tertinggi sebelumnya.
Sementara itu, pasar bullish adalah kondisi pasar di mana harga diperkirakan akan naik, yang ditandai dengan kenaikan 20 persen atau lebih.
Pembelian Kembali Saham
Pembelian kembali saham, yakni saat sebuah perusahaan membeli kembali saham yang berfedar guna mengurangi jumlahnya di pasar.
Perusahaan juga mengembalikan keuntungan kepada investornya yang mengakibatkan peningkatan nilai saham yang tersisa.
Perdagangan Harian
Pada saat saham dibeli dan dijual dalam satu hari, itu disebut perdagangan harian.
Rasio Utang terhadap Ekuitas
Fungsi utang perusahaan relatif terhadap ekuitasnya disebut rasio utang terhadap ekuitas.
Ini berarti nilai aset dikurangi kewajiban dan dihitung dengan membagi total utang perusahaan dengan total ekuitas pemegang saham.
Rasio utang terhadap ekuitas yang lebih tinggi menunjukkan bahwa perusahaan mungkin akan mengalami kesulitan lebih besar dalam menutupi kewajibannya. (*)
Baca artikel lainnya:
